Dewan Pers

Dark/Light Mode

Varian Baru

Rabu, 9 Februari 2022 07:35 WIB
BUDI RAHMAN HAKIM
BUDI RAHMAN HAKIM

RM.id  Rakyat Merdeka - Virus varian baru, atau berita tentang itu, berhembus biasanya di setiap akan liburan panjang. Kali ini namanya tidak terlalu seram: Omicron. Terdengar seperti sepupuan dengan varian popcorn.

Semua lalu sudah dibuat serba salah. Seperti maju kena mundur kena. Pemerintah keadaannya seperti mentok sana mentok sini. Terus dihadapkan situasi dilema dan dipaksa menyantap buah simalakama.

Berita Terkait : Jangan Semua Cuma Di Jakarta!

Tren perlawanan terhadap kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat untuk mengendalikan persebaran Covid-19 bukan hanya lokal, melainkan global. Di mana-mana, di seluruh dunia terjadi penolakan. Masyarakat sudah mulai jengah.

Mereka sudah tak sabar lagi ingin menjalani kehidupan normal. Dihadapi saja pandemi ini dengan biasanya dan sebisanya. Semua diserahkan kepada pribadi-pribadi saja.

Berita Terkait : Mau Sampai Kapan Begini?

Tugas pemerintah lebih banyak memperkuat sistem pelayanan kesehatan dan meningkatkan daya tampung pasien. Tidak ada lagi alasan lagi kehabisan stok vitamin dan obat-obatan yang selama ini terbukti menyumbang kesembuhan. Amankan semuanya.

Rakyat punya akses mudah ke rumah sakit. Mudah mendapatkan oksigen dan tabungnya. Mudah mendapat akses konsultasi kesehatan dengan dokter dan petugas medis lainya. Jadi tidak ada lagi alasan jika tidak ada PPKM maka sistem kesehatan kita kolaps.

Berita Terkait : Seperti Ayam Mati Di Lumbung Padi

Rakyat tidak perlu mendengar keluhan tentang kerapuhan itu. Dijalani saja dan katakan siap untuk menghandle semuanya. Semoga semua segera pulih dan baik-baik saja.