Dark/Light Mode
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Wartawan Senior
Sebelumnya
Selain itu, ada juga hikmahnya: kita jadi tahu bahwa masih banyak celah serta kelemahan dalam sistem keamanan siber di Indonesia.
Rentetan kasus siber yang mengguncang masyarakat, menjadi alarm tanda bahaya. Karena itu, sekarang saatnya berbenah secara serius. Melakukan introspeksi. Cepat dan fundamental. Jangan sampai para pemangku kebijakan kalah langkah dibanding kemajuan teknologi.
Baca juga : Gawat Darurat Yang Biasa Saja
Teknologi siber yang telah memberi banyak kemudahan, perlu dijaga dan dikelola dengan baik, benar serta bertanggungjawab.
Kalau tidak, “kemudahan” itu bisa menyiksa dan merepotkan kita. Teknologi yang berkembang tiap detik, perlu ditangani oleh orang-orang yang juga bisa berkejaran detik demi detik melawan kemajuan teknologi. Serahkan kepada ahlinya.
Baca juga : Korupsi, Ratusan Tahun Kemudian
Ini persoalan serius. Perlu segera dituntaskan. Karena, jangankan rakyat, pejabat negara pun bisa kena. Menkeu misalnya, bisa dihujani tawaran pinjol. Itu sudah satu setengah tahun lalu. Apakah sekarang Menkeu masih ditawari Pinjol? Yang pasti, ada kehebohan baru: Bjorka! ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.