Dark/Light Mode
Wartawan Senior
Sebelumnya
Kesimpulan dan “hikmah” yang sangat indah tersebut perlu dilaksanakan, direalisir. Bukan sekadar harapan indah.
Siapa yang merealisasikannya? Para pemimpin, di pusat maupun daerah. Kepemimpinan yang kuat bisa melahirkan sistem yang akan diikuti semuanya. Apalagi pola “patron-client” masih sangat kuat di negeri ini. Apa yang dilakukan pemimpin, baik atau buruk, akan cepat menular ke bawah.
Baca juga : Kereta, Sekolah Dan Jalan Rusak
Kasus korupsi misalnya. Kalau para pemimpin, di pusat maupun di daerah, masih tergoda korupsi, sampai kapan pun korupsi masih akan terus terjadi. Hilang sebentar, setelah kasus mereda, “main lagi”.
Para kepala daerah yang ditangkap itu, apakah mereka melakukannya tanpa peniruan? Tidak. Pasti ada peniruan vertical maupun horizontal. Meniru yang di atas maupun yang disamping.
Baca juga : Kemana Efek Jera Itu…
Karena itu, kasus-kasus besar perlu melahirkan gebrakan besar yang digerakkan para pemimpin yang memiliki keteladanan kuat. Bukan hanya diserahkan ke lembaga terkait. Polanya, “pisau harus mengupas jeruk” bukan “jeruk makan jeruk”.
Para pemimpinlah yang mengupas jeruk tersebut. Para pemimpinlah yang perlu menyiapkan dan mengasah pisaunya. Para pemimpinlah yang perlu memberi contoh bagaimana mengupas yang baik dan benar.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.