Dark/Light Mode
Wartawan Senior
RM.id Rakyat Merdeka - Masih lambannya gerak langkah birokrasi telah mengakibatkan sulitnya terjadi lompatan-lompatan di bidang ekonomi dan pembangunan infrastruktur.
Bahkan, di banyak daerah kabupaten/kota, birokratnya sulit diajak berpikir keras atau bekerja cepat.
Apabila 5 tahun ke depan ini, para birokrat tidak bisa memacu kecepatan kerjanya, lompatan-lompatan peradaban sulit diwujudkan.
Presiden jokowi dalam berbagai kesempatan selalu menekankan pentingnya para birokrat bekerja super cepat.
"Proses perizinan yang memakan waktu berbulan-bulan, bahkan tahunan, sekarang harus bisa dituntaskan satu atau dua hari saja. Kalau tidak, saya pastikan calon investor akan mengurungkan niatnya untuk menanamkan modalnya di sini,” ujar Jokowi di Istana Bogor, pekan lalu.
Menurut Presiden, negara - negara yang birokratnya bekerja super cepat, akan maju lebih cepat. Hasil akhirnya, pendapatan perkapitanya bisa melompat tiga atau empat kali lipat hanya dalam tempo 10 sampai 15 tahun.
Beberapa negara di Timur Tengah, yang birokratnya bekerja super cepat, pendapatan per kapitanya rata-rata naik tiga kali lipat dalam 10 tahun terakhir. Bahkan, sudah ada yang mencapai 43 ribu dolar AS.
Menakjubkan memang. Kita berharap para birokrat bisa segera memperbaiki kinerjanya. Untuk ini, menteri - menteri, gubernur, bupati dan wali kota mesti mendorong birokrasi di bawahnya supaya bekerja super cepat.
Baca juga : Mobil Dinas Dan Kinerja
Terhadap oknum birokrat yang suka memperlambat proses perizinan, harus dikenai sanksi berat dan dicopot dari jabatannya.
Birokrat yang biasa memperlambat proses perizinan sebenarnya adalah orang - orang yang suka melakukan pungutan liar (Pungli).
Sudah saatnya, pengawasan terhadap birokrat yang nakal dan suka melakukan pungli, ditingkatkan. Kalau perlu para menteri dan gubernur tiap minggu melakukan sidak.
Ini penting untuk mengecek, apakah masih ada birokrat yang tidak mau mempercepat proses perizinan, terutama izin investasi.
Untuk bisa tumbuh dengan cepat, negara ini butuh investasi dalam jumlah besar. Sebab, apabila investasi itu bisa tumbuh lebih cepat, tentu jumlah tenaga kerja yang akan dise rap semakin banyak.
Ini penting karena yang diharapkan masyarakat itu pada akhirnya adalah bisa hidup lebih sejahtera. ***
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.