Dark/Light Mode
Wartawan Senior
Sebelumnya
Budaya mundur di negeri ini memang cukup parah. Beda dengan pejabat di beberapa negara yang menganggap jabatan bukan segala-galanya.
Di negeri ini, kalau ada pejabat yang mundur, pasti mendapat sambutan luar biasa. Menjadi trending topic. Dianggap luar biasa. Padahal di beberapa negara, biasa-biasa saja.
Baca juga : Jangan Lukai Hati Rakyat
Keputusan seorang Direktur Utama sebuah perusahaan penerbangan di Indonesia beberapa tahun lalu, misalnya, mendapat pujian publik. Dia mundur karena ada seorang pilot yang diduga mabuk saat bekerja.
Seorang Dirjen di salah satu kementerian beberapa waktu lalu, juga mendapat apresiasi. Dia mundur dari jabatannya karena tidak mencapai target yang ditetapkan. Dia dipuji. Banyak yang berkata, “mestinya pejabat Indonesia seperti ini”. Sayangnya, sikap seperti itu sangat langka. Jarang terjadi.
Baca juga : Mencari Seorang Negarawan
Pujian dan sanjungan terhadap beberapa pejabat yang berani mengundurkan diri, merupakan suara rakyat yang sesungguhnya. Murni. Suara hati rakyat yang mendambakan standar etika serta integritas yang tinggi di kalangan para pejabat.
Mungkin sudah ada beberapa menteri yang berniat mundur karena menjadi caleg, seperti yang dilakukan beberapa kepala desa di Bali. Kalau sudah ada, kita layak mengapresiasinya, seperti kita mengapresiasi pada kepala desa di Bali.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.