Dark/Light Mode

Calon Menteri Yang Steril

Minggu, 5 Mei 2024 06:17 WIB
SUPRATMAN
SUPRATMAN
Wartawan Senior

 Sebelumnya 
Dalam konteks inilah pesan dan masukan Luhut untuk Prabowo bisa dimengerti. Pesan untuk berhati-hati. Bisa juga pesan supaya lebih selektif.

Prabowo tentu punya gaya dan pertimbangan politik sendiri dalam membentuk dan menjalankan pemerintahan. Bahkan, “baik dan buruk” dalam perspektif Prabowo bisa berbeda dengan perspektif orang lain.

Baca juga : Kita Menunggu Menteri Terbaik

Si A misalnya, bisa melihat si B dalam perspektif negatif. Begitu pula sebaliknya, si B bisa melihat si A sebagai yang negatif.

Bagi rakyat, sifat-sifat negatif bisa dimiliki siapa pun. Kalau merugikan rakyat, dalam bentuk apa pun, tentu menjadi sifat toxic yang berbahaya.

Baca juga : Kita Butuh Oposisi Seperti Apa?

Korupsi, di segala sektor, di berbagai lembaga, besar atau kecil, di pusat maupun daerah, juga masih menjadi toxic utama yang masih menghantui negeri ini.

Bagi rakyat, pesannya sederhana saja: jangan membawa sifat-sifat toxic dalam denyut nadi kehidupan rakyat. Itu akan membahayakan kita semua.

Baca juga : Sepakbola Indonesia, STY Dan Mobil Mogok

Semoga Kabinet yang terpilih, diisi oleh orang-orang yang steril, bebas dari racun apa pun. Racun yang membahayakan rakyat.

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 1 Dan 8, edisi Minggu, 05 Mei 2024 dengan judul "Calon Menteri Yang Steril"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.