Dark/Light Mode

Perang Dunia, Perang Rakyat

Minggu, 13 April 2025 06:10 WIB
SUPRATMAN
SUPRATMAN
Wartawan Senior

RM.id  Rakyat Merdeka - Eropa sedang dihantui Perang Dunia ke-3. Uni Eropa dilaporkan sudah memberikan warning kepada 450 juta penduduk blok tersebut untuk siap siaga menghadapi situasi dan kondisi layaknya Perang Dunia.

Apakah warning ini memiliki alasan kuat? Atau, lebih untuk menyuntikkan kewaspadaan? Atau, ada kesan “menakuti-nakuti”?

Baca juga : Nego Tarif Dan “Uang Kopi”

Warning ini sudah disampaikan beberapa waktu lalu. Maret 2025, Uni Eropa mendesak warga di seluruh benua tersebut untuk menimbun makanan, air, dan kebutuhan pokok lainnya untuk bertahan setidaknya selama 72 jam.

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengingatkan bahwa Rusia dapat melancarkan serangan lain di Eropa pada tahun 2030. Inilah salah satu alasannya.

Baca juga : Kuda Liar Trump Dan Rakyat

Kemarin, BBC kembali melaporkan kemungkinan meluasnya perang di Eropa yang bisa menyulut Perang Dunia.

Apakah ini akan berdampak terhadap Indonesia? Jelas. Bahkan, seluruh dunia ikut terdampak. Sekarang saja, ketika dunia dilanda perang dagang yang kian panas, seluruh dunia kelimpungan.

Baca juga : Katarsis Bukan Hanya Bola

Karena itu, Indonesia perlu lebih bersiap menghadapi kondisi apa pun. Karenanya, seperti yang sudah beredar beberapa pekan lalu, reshuffle  kabinet Prabowo seusai lebaran, sangat berpotensi terjadi.

Untuk menghadapi situasi dan kondisi ini.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.