Dark/Light Mode

"Gakribet”

Minggu, 10 Maret 2019 06:20 WIB
SUPRATMAN
SUPRATMAN

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemprov DKI Jakarta membangun jembatan penyeberangan yang artistik. Banyak yang selfie di jembatan itu. Pemerintah pusat sangat giat membangun infrastruktur dimana-mana. Jalan tol, jembatan dan sebagainya.

Tapi mengapa manajemen galian kabel, yang tampak sepele, tak bisa juga beres? Ini masalah klasik. Sangat usang. Dari zaman Orde Baru. Mungkin lebih lama lagi. Keluhan para pengguna jalan mengenai galian kabel yang tak pernah putus, sepertinya tak pernah ditemukan jalan keluarnya.

Masalah ini seolah sangat rumit, layaknya teori fisika yang maha sulit. Lihat saja, trotoar yang belum lama dipercantik dan diperbaiki, langsung disambut galian kabel ini-itu. Trotoarnya rusak lagi. Kotor lagi. Mengganggu lagi. Macet lagi. Jalan yang baru saja diaspal, digali lagi untuk keperluan macam-macam.

Baca juga : Tak Sekadar Eufemisme

Selesai digali, kadang dibiarkan begitu saja. Ditinggal pergi. Ditutup seadanya. Ada yang pakai besi, ada yang untuk sementara pakai triplek tebal. Ada yang ditutup keliling pakai seng. Ada yang diuruk seadanya, padahal di situ banyak kendaraan berat yang melintas.

Kemarin, di Kemang Raya, Jakarta Selatan, ada truk pengangkut konblok yang ambles, bannya masuk ke bekas galian kabel. Di Jakarta Barat, ada mobil yang separuh badannya masuk ke bekas galian yang ditutup seadanya.

Seorang pengemudi yang sudah berumur tidak tahu kalau di situ bekas galian. Dia mundur. Bles. Masuk ke bekas galian. Kecelakaan lainnya yang diakibatkan bekas galian, memang kerap terjadi. Belum lagi macet yang mengular karena ada galian di pinggir jalan.

Baca juga : “Cina & Saudi”

Apalagi kalau jam berangkat atau pulang kantor. Parah. Di Jalan Raya Kebayoran Lama, Jakarta Selatan misalnya. Trotoar yang belum lama diperbaiki, dibongkar lagi karena ada galian kabel.

Sampai sekarang. Rusak lagi. Kotor lagi. Bongkar pasang lagi. Sampai kapan ini terus terjadi? Kalau Gubernur Anies Baswedan bisa membangun jembatan yang sangat artistik dan indah, kenapa belum juga bisa menemukan jalan keluar yang indah untuk masalah tumpang tindih galian di pinggir jalan?

Kalau pemerintah yang dengan tekad kuat dan semangat tinggi sudah jauh melangkah dengan membangun infrastruktur, semestinya untuk urusan gali menggali di jalan raya, bisa juga ditemukan jalan keluarnya. Ada protapnya.

Baca juga : Hebatnya Timnas

Koordinasinya jelas. Tidak tumpang tindih. Apa perlu ada lembaga khusus yang mengkoordinasikan urusan gali menggali kabel? Boleh juga kalau dibentuk Lembaga Khusus Ragam Kabel Tergali, disingkat Gakribet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.