Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Liga Champions, The Magpies Sewot Gegara VAR

Rabu, 29 November 2023 12:16 WIB
Protes para pemain pada duel The Magpies dan PSG di pentas Liga Champions, Rabu (29/11) dini hari tadi.
Protes para pemain pada duel The Magpies dan PSG di pentas Liga Champions, Rabu (29/11) dini hari tadi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Skuad Newcastle United Laga Paris Saint Germain (PSG) diwarnai keputusan Video Assistant Referee (VAR) kontroversial dari wasit pada laga matchday 5 Grup F Liga Champions 2023/2024, Rabu (29/11/2023).

Pertandingan ini berakhir sama kuat dengan skor 1-1.

Alexander Isak membawa The Magpies unggul 1-0 di babak pertama berkat golnya di menit ke-24.

Sayangnya, kemenangan The Magpies, julukan Newcastle United yang didepan mata itu pupus lewat sebuah VAR kontroversial dari wasit Polandia Szymon Marciniak.

Para pemain PSG mengepung sang wasit dan meminta hadiah penalti setelah tangan bek Newcastle United, Tino Livramento menyentuh bola.
Szymon Marciniak yang merupakan wasit final Liga Champions musim lalu ini pun kemudian meninjau VAR untuk memastikan apakah benar terjadi handball yang valid.

Baca juga : Inaki Pena Mulai Mendapat Tempat Di El Real

Setelah pengecakan VAR, wasit yang juga memimpin final Piala Dunia 2022 ini akhirnya memberikan hadiah penalti untuk PSG. 

Penalti itu kemudian sukses dikonversi menjadi gol oleh Kylian Mbappe di penghujung laga, yakni pada menit ke-90+8.

Keputusan memberikan penalti inilah yang menimbulkan kontroversial. Pasalnya, dalam video tayangan ulang jelas bahwa bola hasil umpan dari Ousmane Dembele itu membentur dada terlebih dulu sebelum mengenai lengan Tino Livramento.

Keputusan Szymon Marciniak mendapat protes dari pemain Newcastle United, termasuk juga dari para legendanya.

“Tolong saya, kawan. Sungguh sial. #VAR,” tulis mantan striker Newcastle United, Alan Shearer di akun X.

Baca juga : Setan Merah Di Ujung Tanduk

Sementara itu, Paul Merson komentator dari Sky Sports mengatakan Newcastle United telah dirampok lewat keputusan wasit.
“Newcastle dirampok!! Tidak pernah ada pena dalam sejuta tahun!!” tulisnya.

“Sangat kejam terhadap Newcastle. Penghargaan penalti VAR menunjukkan bola mengenai dada Livramemto terlebih dahulu sebelum membelot ke lengannya,” kata komentator Sky Sports Keith Downie.

Sementara itu, striker Newcastle Unuted, Alendander Isak juga mengomentari tentang penalti kontroversi PSG. 

“Reaksi pertama saya adalah bahwa hal itu tidak terjadi, tetapi saya belum melihatnya kembali. Mudah-mudahan, jika penalti diberikan maka seharusnya hal itu terjadi. Kami harus mempercayai wasit,” kata dia.

Hasil imbang yang didapat The Magpies ini membuat kerugian karena skuad asuhan Eddie Howe itu kini terancam gagal ke 16 besar.

Baca juga : Real Madrid vs Napoli, Los Blancos Kejar Rekor Sempurna

Skor akhir 1-1 membuat Newcastle kini menempati peringkat tiga klasemen Grup F dengan lima poin, sedangkan PSG di posisi kedua terpaut dua poin.

Newcastle memang masih memiliki harapan untuk lolos ke 16 besar, dengan syarat bisa menang melawan AC Milan.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.