Dark/Light Mode

Dorong Hakim Garis, Ribery Didenda Rp 300 Juta dan Diskorsing Tiga Laga

Selasa, 29 Oktober 2019 11:48 WIB
Frank Ribery. (Foto : Istimewa)
Frank Ribery. (Foto : Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sikap tak terpuji Franck Ribery di Fiorentina berbuah hukuman. Ribery dihukum skorsing tiga pertandingan karena mendorong seorang hakim garis saat timnya kalah 1-2 dari Lazio, Minggu (27/10).

Keputusan itu diberikan oleh Komite Disiplin Seri A Liga Italia menyusul hasil investigasi atas kasus Ribery.  Rekaman video menunjukkan pemain berusia 36 tahun itu melakukan protes keras terhadap petugas pertandingan setelah peluit akhir berbunyi, saat Ribery mempertanyakan tentang gol kemenangan Lazio.

Baca juga : Zainudin Amali : Masa 260 Juta Penduduk Tak Bisa Bentuk Timnas Bagus

Dia ditenggarai mendorong salah satu hakim garis sebelum ditahan oleh rekan setimnya dan mendapat kartu merah.

"Perilaku Ribery sebagai sangat tidak sopan. Pengadilan disiplin Serie A mengatakan pRibery telah mendekati hakim garis dengan perilaku mengancam dan mendorongnya dua kali," demikian pernyataan Komdis Seri A.

Baca juga : Pendukungnya Rasis, Serbia Didenda Rp 520 Juta dan Main Tanpa Penonton

Sebelumnya, Ribery yang juga didenda 20.000 euro atau sekitar Rp 300 juta dan sudah minta maaf di Twitter atas perilakunya. Dia juga mengatakan merasa kacau setelah akhir yang kontroversial itu.

Fiorentina memahami keputusan atas Ribery. Menyesalkan tindakan itu, Fiorentina dilaporkan tidak akan banding atas keputusan tersebut. [IPL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.