Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dari Tokyo Ke Changzhou, Fajar/Fikri Hajar Peringkat 1 Dunia
Selasa, 28 Juli 2026 06:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, kembali mengharumkan nama bangsa. Ganda putra kebanggaan Indonesia itu sukses mempertahankan gelar juara di China Open 2026.
Bertanding di Olympic Sports Center Gymnasium, Chang zhou, Minggu (26/7/2026) malam waktu setempat, Fajar/Fikri menumbangkan ganda putra peringkat satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan dominasi Fajar/Fikri dengan raihan gelar juara beruntun setelah pekan sebelumnya berjaya di Japan Open.
Pasangan berjuluk FaFi ini harus berjuang keras memeras keringat selama 110 menit di babak final China Open. Mereka sukses menyudahi perlawanan sengit wakil Negeri Ginseng tersebut melalui drama rubber game dengan skor 16-21, 21-19, dan 21-19.
Baca juga : Ekonomi Kuartal IV Bisa Mendekati 6 Persen, Regulasi Yang Hambat Investasi Akan Dibenahi
Hasil manis ini mengulang memori indah final Japan Open 2026, dimana Fajar/Fikri juga berhasil membungkam lawan yang sama.
“Di pertandingan tadi memang tidak mudah melawan ganda nomor satu dunia. Kami sebenarnya sudah sisa-sisa tenaga, dua minggu yang sangat melelahkan tapi kami coba terus bertahan,” ujar Fajar dalam keterangan resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), yang dikutip Senin (27/7/2026).
Kondisi fisik yang terkuras setelah bertanding dua pekan berturut-turut memaksa mereka memutar otak mencari strategi terbaik di atas lapangan. Fajar mengakui bahwa Kim dan Seo bermain sangat agresif dan berani menekan, jauh berbeda dengan pola permainan yang mereka tunjukkan pekan lalu.
Namun, berkat ketahanan mental dan kejelian mencari celah, ganda putra Indonesia ini mampu bertahan dari gempuran. Fajar bahkan memberikan apresiasi khusus kepada Fikri yang dinilainya sukses mengawal dan menjangkau seluruh area lapangan saat tenaganya kian menipis.
Baca juga : Eropa Barat Dilanda Karhutla Dahsyat
“Jujur saya tidak merasa mengcover Fajar hari ini, malah saya merasa sangat dibimbing tadi,” ungkap Fikri menanggapi pujian dari rekan seniornya tersebut.
Fikri menceritakan bahwa peran Fajar sangat krusial dalam menjaga mental dan ritme permainannya di tengah kelelahan fisik yang mendera. Kedewasaan Fajar yang terus memotivasi dan tidak pernah menghakimi setiap kali Fikri melakukan kesalahan justru menjadi suntikan moral yang masif.
Dukungan pantang menyerah di atas lapangan itulah yang membuat Fikri melupakan rasa lelahnya untuk terus berjuang memaksakan kemenangan di partai final yang krusial tersebut. Kemenangan dramatis ini didapat melalui pertarungan alot sejak wasit memulai laga.
Setelah sempat kehilangan fokus di poin-poin kritis dan merelakan gim pertama, Fajar/Fikri mengubah tempo permainan menjadi lebih disiplin dalam bertahan di gim kedua. Soliditas pertahanan mereka membuat rentetan serangan lawan menemui kebuntuan.
Baca juga : Ditahan di Rutan KPK, Febrie Tidak Diistimewakan
Meski sempat diwarnai kejar-kejaran angka hingga kedudukan 16-16, wakil Indonesia menunjukkan ketenangan yang lebih matang untuk memaksakan gim penentuan. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya