Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pirlo Tersangkut Sponsor Judi Rusia, Italia Terpaksa Pilih “Plan D”
Selasa, 28 Juli 2026 06:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Batal melatih Italia, Pirlo kecewa terseret dalam pusaran politik sepakbola Negeri Pizza. FIGC terpaksa mencari lagi sosok yang mau melatih Gli Azzurri.
Prahara kembali menerpa Italia setelah Andrea Pirlo dipastikan batal menjadi nahkoda baru Timnas Italia. Federasi Sepakbola Italia (FIGC) memutuskan menghentikan proses penunjukan mantan gelandang AC Milan dan Juventus itu setelah kontroversi terkait kerja samanya dengan perusahaan judi asal Rusia, Fonbet, terus memicu tekanan politik dan publik.
Baca juga : Dari Tokyo Ke Changzhou, Fajar/Fikri Hajar Peringkat 1 Dunia
Dalam 48 jam terakhir, posisi Pirlo berubah drastis. Dari kandidat terkuat untuk menangani Gli Azzurri, namanya justru menjadi pusat polemik. Kontroversi tersebut memaksa FIGC menempuh ‘Plan D’ dalam proses pencarian pengganti Gennaro Gattuso yang gagal meloloskan Italia ke Piala Dunia 2026.
Pirlo diketahui menandatangani kontrak sebagai duta global Fonbet pada Oktober 2025. Polemik semakin membesar setelah ia menghadiri acara promosi perusahaan tersebut di Stadion Luzhniki, Moskow, beberapa bulan lalu, di tengah masih berlangsungnya perang Rusia-Ukraina. Di tengah derasnya kritik, Pirlo akhirnya memecah kebisuan melalui Instagram. Ia kecewa namanya terseret dalam perdebatan politik.
Baca juga : Ekonomi Kuartal IV Bisa Mendekati 6 Persen, Regulasi Yang Hambat Investasi Akan Dibenahi
“Kerja sama profesional yang menjadi bahan polemik itu lahir dari pengalaman kerja saya di Uni Emirat Arab dan sepenuhnya bersifat komersial serta olahraga. Memberikan makna politik terhadap kerja sama tersebut berarti menempatkan keyakinan yang tidak pernah saya miliki,” kicau eks pemain akademi Inter Milan itu.
Pirlo juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Direktur Teknik FIGC, Paolo Maldini, dan Leonardo yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
Baca juga : Eropa Barat Dilanda Karhutla Dahsyat
Sebelum kontroversi mencuat, Pirlo merupakan kandidat utama pilihan Maldini. Legenda AC Milan itu menilai mantan rekan setimnya tersebut memiliki kualitas, pengalaman, dan karakter yang tepat untuk memimpin proyek kebangkitan Gli Azzurri.
Namun, pilihan Maldini tidak sepenuhnya sejalan dengan sikap Presiden FIGC, Giovanni Malago. Sebelumnya, FIGC juga sempat mendekati Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola. Namun, kedua pelatih tersebut menolak tawaran. Alhasil, Antonio Conte dan Roberto Mancini kembali masuk dalam bursa calon pelatih. Selain itu, Stefano Pioli dan Raffaele Palladino juga menjadi opsi karena saat ini berstatus tanpa klub sehingga dinilai lebih mudah diajak bernegosiasi. [GO]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya