BREAKING NEWS
 

Kasus Suap Penghapusan Red Notice

Jenderal Napoleon Nyerah Ditunjukin Rekaman CCTV

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Kamis, 27 Agustus 2020 07:50 WIB
Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte (kiri). (Foto: Polri.go.id)

 Sebelumnya 
Pada pemeriksaan Djoko sehari sebelumnya, tim gabungan Bareskrim juga mengorek soal proses pemberian uang kepada dua jenderal polisi. Tommy yang kemudian menyerahkannya. “Tidak (bisa) sampaikan di sini karena terkait dengan uang yang diterima ini akan diklarifikasi dengan alat bukti yang lain nya. Kalau itu berupa transfer atau cash and carry, tentunya nanti semuanya akan didalami oleh penyidik dan itu akan terbuka semuanya di pengadilan nanti,” ujar Awi.

Adsense

Sementara Napoleon enggan berkomentar mengenai pemeriksaan dirinya. “Saya sudah memberikan kuasa kepada penasihat hukum saya, jadi silakan beliau,” katanya saat meninggalkan Bareskrim.

Baca juga : Dicecar 55 Pertanyaan, Djoko Ngaku Kasih Suap

Penasihat hukum Gunawan Raka membantah tudingan bahwa kliennya menghapus red notice Djoko Tjandra. “Mungkin Juli-Agustus itu beritanya Kadiv ini tidak punya kewenangan menghapus red notice. Tapi di berita, Napoleon Bonaparte menghapus red notice Djoko Tjandra. Itu kan berita yang bertolak belakang dengan pemberitaan sebelumnya,” katanya.

“Teman-teman jangan menganggap ini terlalu bombastis karena kasihan Pak Napoleon. Kita berharap tidak ada pemberitaan yang belum jelas dan berimplikasi pada diri Pak Napoleon,” pinta Gunawan kepada wartawan.

Baca juga : Bareskrim Polri Garap Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Utara

Skandal ini terkuak setelah Djoko Tjandra bisa masuk ke Indonesia tanpa terdeteksi. Padahal, terpidana kasus cessie Bank Bali itu masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buronan. Ternyata red notice Djoko Tjandra sudah dihapus dari basis data Interpol.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense