WIDIA SAPUTRA
RM.id Rakyat Merdeka - Ini cerita dua kawan saya, calon legislatif yang bernasib mujur pada Pileg 2014. Yang pertama adalah YH. Alumnus Universitas Sumatera Utara ini maju dari daerah pemilihan Sumatera Utara. Sayang, di pencalonan ketiganya dia gagal. Padahal, kiprahnya selama di DPR pada medio 2004-2009 dan 2009-2014 cukup moncer.
Baca juga : Urusan Sepele Masuk Penjara
Dia pernah menjadi wakil ketua pansus RUU Pemilihan Presiden, dan Wakil Ketua Banggar DPR. Kepada saya, eks bendahara KNPI Medan ini curhat kegagalannya di kontestasi Pileg 2014, karena suaranya digembosi lawan. “Saya nggak lolos dik,” ujarnya.
Tapi siapa sangka caleg dari Sumatera yang diusung partai nasionalis ini bernasib mujur. Gagal nyaleg, tapi dipilih Presiden Jokowi menjadi salah satu menterinya.Lain ceritanya dengan MHD. Lama saya tak berjumpa dengan politisi kelahiran Semarang, 46 tahun silam ini.
Baca juga : Piala Presiden, Patriot Sepi
Terakhir kali, kami satu rombongan saat kampanye SBY-Boediono di Bali tahun 2009. Di periode itu juga MHD nyaleg dari partai Islam dan lolos dari dapil Jawa Tengah. Kami baru bertemu lagi, saat MHD menjelang purna jabatannya sebagai anggota DPR.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.