Dark/Light Mode

Pro dan Kontra Pandangan Profesor Asal Australia Tentang Kinerja Pemerintah RI

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa`adi: Pemerintah Tidak Ramah Ke Kaum Islam, Itu Keliru

Kamis, 1 Oktober 2020 10:59 WIB
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi. (Foto: Instagrama)
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Saadi. (Foto: Instagrama)

RM.id  Rakyat Merdeka - Greg Fealy, Profesor dari Australian National University (ANU) menuangkan pandangannya terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dalam empat tahun ke belakang. Tulisan Profesor Fealy itu, dimuat di east Asia Forum pada 27 September 2020.

Artikel di situs ini, diambil dari makalah terbaru Profesor Fealy yang berjudul, “Jokowi in the Covid-19 era: Repressive Pluralism, Dynasticism and Over Bearing State”. Artikel ini juga dimuat dalam ANU Indonesia Update 2020.

Berita Terkait : Prof Australia Sebut RI Diskriminasi Ke Kaum Islamis, Wamenag: Keliru

Menurut Profesor Fealy dalam tulisan itu, selama empat tahun terakhir, pemerintahan Jokowi telah melakukan kampanye penindasan terpadu dan sistematis terhadap kaum Islamis.

Tuduhan itu dibantah Kementerian Agama. Dalam pandangan Profesor Fealy, hal itu mungkin menjadi kabar baik bagi mitra barat Indonesia, terutama Australia, di mana survei-survei berulang kali menunjukkan, banyak orang takut akan meningkatnya konservatisme dan militansi Islam Indonesia.

Baca Juga : Kasus Pinangki, Jampidsus Ali Mukartono: Tak Ada Yang Ditutupi

Profesor Fealy menyebut, Australia dan negara lain seharusnya prihatin akan kondisi yang disebutnya sebagai “kebijakan anti-Islamis.” Karena, menurutnya, hal itu mengikis hak azasi manusia, merusak nilai-nilai demokrasi, dan dapat menyebabkan reaksi radikal terhadap apa yang dilihat sebagai antipati negara berkembang terhadap Islam.

Berikut ini tanggapan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengenai tudingan Profesor Fealy itu. Menurutnya, penilaian Profesor Fealy ke liru. Berikut wawancaranya.

Baca Juga : Zainut Tauhid: Itu Program Biasa

Apa tanggapan Anda terhadap penilaian Greg Fealy, peneliti dari Australian National University (ANU), bahwa pemerintah Joko Widodo (Jokowi) anti Islam?

Penilaian Profesor dari ANU, Greg Fealy, bahwa Pemerintah Indonesia tidak ramah terhadap keberagaman dan represif terhadap kaum Islamis, itu keliru.
 Selanjutnya