Dewan Pers

Dark/Light Mode

ASRRAT 2021 Kembali Digelar, 7 Perusahaan Diganjar Platinum

Kamis, 18 Nopember 2021 15:29 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - National Center for Sustainability Reporting (NCSR) kembali menggelar Asia Sustainability Report Rating (ASRRAT) 2021. ASRRAT merupakan penganugerahan penghargaan kepada institusi yang berhasil mengkomunikasikan kinerja keberlanjutannya kepada pemangku kepentingan melalui laporan keberlanjutan (sustainability report) dengan baik.

Pagelaran di tengah pandemi ini berlangsung secara semi online, sebagian penyerahan trofi berlangsung offline di Hotel Raffles Jakarta pada Rabu (17/11) lalu, yang dihadiri 80 orang eksekutif perusahaan peserta ASRRAT 2021.

Eks Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Prof Bambang Brodjonegoro sebagai pembicara kunci mengatakan, gelaran ASRRAT 2021 ini bisa menjadi momentum untuk bangkit dari pandemi Covid-19.

"Meskipun pandemi Covid-19 telah memberikan dampak negatif yang memperlambat pencapaian tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), namun kita masih memiliki kesempatan untuk melakukan akselerasi dalam mencapai SDGs, yaitu melalui sirkular ekonomi," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (18/11).

Berita Terkait : Menko Airlangga Bahas Investasi Dan Perdagangan Dengan Mendag Belanda

Ketua NCSR Ali Darwin mengatakan, aksi keberlanjutan memerlukan inovasi dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan, dan aksi tersebut perlu diungkapkan dalam laporan keberlanjutan.

Ali menjelaskan, acara ini diselenggarakan untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah membuat laporan keberlanjutan dan mendorong peningkatan baik kuantitas maupun kualitas laporan.

Sementara Ketua Dewan Juri ASRRAT 2021 Prof. Eko Ganis mengungkapkan, tahun ini proses penilaian laporan dilakukan oleh 20 orang asesor, yang merupakan dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

"Mereka semuanya memiliki kompetensi sebagai asesor karena telah memiliki sertifikat spesialis laporan keberlanjutan yang dikeluarkan oleh NCSR yang disebut Certified Sustainability Reporting Specialist (CSRS)," ungkapnyam 

Berita Terkait : IMI Akan Siapkan Marshal Di Sirkuit Mandalika

NCSR memberikan 3 kategori peringkat laporan keberlanjutan, yaitu platinum (tertinggi), gold, dan silver. Dalam ASRRAT 2021 terjadi peningkatan jumlah perusahaan yang memperoleh peringkat platinum. Dari 5 perusahaan di tahun lalu, meningkat menjadi 7 perusahaan di tahun ini.

Ketujuh perusahaan peringkat Platinum tersebut adalah PT Austindo Nusantara Jaya Tbk, PT Bank BTPN Tbk, PT BPD Jawa Barat & Banten Tbk (Bank BJB), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Indonesia Power, PT Pupuk Indonesia (Persero) dan PT Pupuk Kalimantan Timur.

Kriteria untuk peringkat platinum, kata Eko, antara lain laporan keberlanjutan disusun sesuai dengan standar GRI opsi komprehensif dan telah dilakukan assurance (audit) serta memperoleh nilai 93 hingga 100.

Sementara, laporan keberlanjutan peringkat Gold tahun ini diberikan kepada 32 organisasi dan perusahaan, yaitu PT Agincourt Resources, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Bank Asia Limited, PT Bank Maybank Indonesia Tbk, PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, PT Bio Farma (Persero), BPJS Ketenagakerjaan, PT Bukit Asam Tbk.

Berita Terkait : Perpustakaan Tidak Boleh Dianaktirikan

Lalu ada PT Cikarang Listrindo Tbk, Gojek Group (PT Aplikasi Karya Anak Bangsa and PT Dompet Anak Bangsa), PT Indo Tambangraya Megah Tbk, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, PT Indonesia Infrastructure Finance, MERALCO, PT PELNI (Persero), PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB), PT Perkebunan Nusantara X, PT Pertamina (Persero), dan PT Pertamina Hulu Energi ONWJ (PHE ONWJ).

Lalu, Perum LPPNPI (AirNav Indonesia), PT Petrokimia Gresik, PT PP Properti Tbk, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), SKK Migas, PT Timah Tbk, PT Tirta Investama (Danone-AQUA), PT United Tractors Tbk, PT Vale Indonesia Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Kemudian, laporan keberlanjutan peringkat silver tahun ini diberikan kepada 6 perusahaan, yaitu PT ABM Investama Tbk, Danone Specialized Nutrition Indonesia, PT MRT Jakarta (Perseroda), PT Patra Drilling Contractor, Perum Jasa Tirta II, dan SM Prime Holdings, Inc.
 Selanjutnya