Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Ketegangan Rusia-Ukraina Belum Reda, Rupiah Rontok lagi
Kamis, 17 Februari 2022 10:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pagi ini rupiah melemah. Rupiah dibuka pada level Rp 14.259 per dolar AS atau turun 0,02 persen dari perdagangan kemarin di Rp 14.256 per dolar AS.
Hanya rupiah yang tercatat melemah pagi ini. Sementara, mayoritas mata uang di Asia bergerak menguat pagi ini. Tercatat, yen Jepang naik 0,03 persen, dolar Singapura naik 0,09 persen, won Korea Selatan naik 0,09 persen, peso Filipina yang naik 0,03 persen.
Baca juga : Ketegangan Rusia-Ukraina Mereda, Rupiah Menguat Lagi
Kemudian rupee India naik 0,35 persen, yuan China naik 0,09 persen, ringgit Malaysia naik 0,02 persen, dan baht Thailand naik 0,11 persen. Sementara dolar Hong Kong tetap stabil.
Di sisi lain, mata uang di negara maju mayoritas menguat pagi ini. Misalnya, franc Swiss naik 0,14 persen, dolar Australia naik 0,15 persen, poundsterling Inggris naik 0,02 persen, dan euro Eropa naik 0,07 persen. Sementara dolar Kanada yang terpantau melemah 0,06 persen.
Baca juga : Disebut Perang Ukraina Rusia Rabu, KBRI Kiev: WNI Aman, Kondisi Kondusif
Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra mengatakan, hari ini nilai tukar rupiah berpeluang menguat karena sentimen positif terhadap aset berisiko masih banyak. Pelaku pasar juga optimis dengan pemulihan ekonomi.
Di lain sisi, kata dia, antara Rusia-NATO masih berpotensi menekan aset berisiko. Apalagi Pemerintah AS menyebut bahwa Rusia tidak benar-benar menarik pasukan di perbatasan Ukraina, malah menambah pasukan.
Baca juga : Penjualan Ritel Tumbuh, Rupiah Pagi Ini Joss
Dari dalam negeri, tambahnya, konsumsi masyarakat terlihat membaik dengan data penjualan ritel yang bertumbuh.
Menurut dia, rupiah berpotensi menguat ke arah Rp 14.230, sementara potensi pelemahan berada di posisi Rp 14.280 per dolar AS. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya