Dewan Pers

Dark/Light Mode

Terapkan SE Kemenhub Nomor 56 Dan 58

Ada Relaksasi Syarat Perjalanan, AP II Pede Penerbangan Makin Bergairah

Rabu, 18 Mei 2022 22:49 WIB
Penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Dok. AP II)
Penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Dok. AP II)

 Sebelumnya 
Pergerakan pesawat juga akan meningkat mendekati kondisi normal sebelum pandemi Covid-19. “Pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta sebagai bandara terbesar di Indonesia dapat mencapai 1.000 penerbangan per hari yang merefleksikan tingkat pemulihan (recovery rate) sebesar 86 persen hingga 91 persen dari kondisi normal sebelum pandemi. Dengan kata lain, penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta sudah sangat mendekati kondisi normal,” terang Muhammad Awaluddin.

Di dalam mengantisipasi tingginya lalu lintas penerbangan, AP II berkoordinasi dengan seluruh stakeholder penerbangan sehingga keberangkatan dan kedatangan penumpang pesawat tetap berjalan lancar. Seluruh stakeholder di bandara AP II sudah menunjukkan kolaborasi sangat baik pada periode angkutan Lebaran 2022 saat lalu lintas penerbangan tinggi.

Berita Terkait : Penurunan Kematian Di Jawa Tengah Berjalan Lambat, Penyebabnya Masih Itu-itu Juga

“Bahkan, di Bandara Soekarno-Hatta, pergerakan penumpang mencapai rata-rata 120.000-130.000 per hari atau sama dengan kondisi normal sebelum pandemi. Seluruh stakeholder akan kembali berkoordinasi erat guna mengantisipasi tingginya lalu lintas penerbangan di bulan-bulan mendatang,” ujar Muhammad Awaluddin.

Muhammad Awaluddin mengungkapkan, periode peak season berikutnya adalah pada musim liburan sekolah, angkutan penerbangan haji 1443 H/2022 M, serta libur Natal dan Tahun Baru 2022/2023.

Berita Terkait : Gerakan Siap Darling Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan di Situs Warisan Sejarah

“Musim liburan sekolah pada Juni, keberangkatan dan kedatangan penerbangan haji di bandara-bandara AP II pada Juni-Agustus, serta libur Natal dan Tahun Baru pada Desember 2022-Januari 2023. AP II bersiap dari sekarang menghadapi peak season ini,” ujar Muhammad Awaluddin.

Director of Operation AP II Muhamad Wasid menyampaikan, persiapan yang dilakukan antara lain adalah terkait penyesuaian operasional bandara termasuk operating hours, lalu kesiapan personel termasuk kecukupan dan kecakapan SDM, infrastruktur pelayanan dan operasional, serta koordinasi erat dengan seluruh stakeholder terkait jadwal penerbangan.

Berita Terkait : Syaratnya, Vaksinasi Lengkap Penyebaran Corona Melandai

“Tren pergerakan lalu lintas penerbangan akan dianalisis setiap hari untuk menentukan kebijakan yang tepat, termasuk terkait optimalisasi infrastruktur pelayanan,” ungkap Muhamad Wasid.■