Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Nyumbang Rp 18 Triliun
Go-Food Makin Jorjoran Perluas Jaringan Bisnis
Minggu, 7 Juli 2019 07:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Go-Food mengklaim bisnis antar pesan makanan yang dilakukan oleh para mitranya telah berkontribusi besar pada perekonomian nasional. Aplikasi milik Gojek itu kini makin giat memperluas jaringan bisnisnya.
VP Corporate Affairs for Food & Pay Gojek, Rosel Lavina mengungkapkan, sejauh ini Go-Food telah menyumbang sekitar Rp 18 triliun untuk perekonomian nasional.
Hasil tersebut dicapai dari kerja sama antara Go-Food dengan para mitra pengusaha kecil di bidang makanan dan mitra driver.
“Ini membanggakan para merchant kami selalu menyambut baik setiap inisiatif yang kami luncurkan. Teknologi Go-Food membantu mitra pelaku usaha kecil untuk meningkatkan volume transaksi. Hasilnya, UMKM Go-Food bisa menyumbang Rp 18 triliun kepada perekonomian Indonesia,” ungkap Rosel dalam keterangannya kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Dia menyebut, hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) menunjukkan bahwa, teknologi ekosistem Go-Food membantu 93 persen mitra pelaku usaha kecil di bidang makanan, khususnya dalam peningkatkan volume transaksi.
Baca juga : Siapkan Kocek Rp 2,5 Triliun, Samudera Indonesia Perkuat Proyek Logistik
Data itu juga menyebut 87 persen mitra di bidang usaha makanan menganggap layanan Go-Food lebih terpercaya dan aman. Capaian ini membuat Go-Food lebih percaya diri untuk memperluas jaringan bisnisnya salah satunya melalui, Go-Food Festival.
Rosel menyebut, sejak pertama kali dibuka di Jakarta pada tahun 2018, ekosistem ini telah menggandeng banyak mitra pelaku usaha di sektor makanan. Sampai saat ini, Go Food Festival telah dibuka 30 titik di berbagai kota di Indonesia.
“Go-Food Festival sudah menggandeng ribuan mitra merchant UMKM, kami juga baru saja mencetak rekor museum rekor Indonesia (MURI) sebagai jaringan pujasera UMKM dengan lokasi terbanyak di Indonesia,” jelasnya.
Capaian ini juga yang mendorong Go Food Festival untuk lebih memperluas jaringannya. Dia juga mengungkapkan baru-baru ini Go Food telah dibuka di Icon Mall Gresik, Jawa Timur untuk menghadirkan ragam kuliner dalam satu tempat.
Rosel menuturkan, langkah Go-Food memperluas ekosistemnya dipacu oleh perkembangan para mitra merchant. “Kami terinspirasi dari semangat dan kesuksesan mitra merchant Go-Food yang gigih mengembangkan bisnis kulinernya. Melihat ini, kami ingin terus menghadirkan berbagai program inovasi yang tidak hanya mempermudah mereka memperluas akses pasar, tapi juga mendukung mereka untuk semakin giat berinovasi, dan menciptakan produk yang memiliki kualitas terbaik di pasaran, salah satunya melalui GoFood Festival,” terangnya.
Baca juga : Darmin Pamer Ekonomi Meningkat Walau Sedikit
Hingga saat ini dia bilang ada hampir 2.000 mitra merchant yang bergabung dalam ekosistem layanan pesan antar makanan GoFood. Melalui Go-Food Festival, mitra merchant berhasil meningkatkan omzet rata-rata hingga dua kali lipat. Inilah yang mendasari terus meluasnya titik lokasi GoFood Festival hingga ke Gresik, setelah sebelumnya dibuka di dua titik lainnya di Jawa Timur, yaitu di Grand City Mall Surabaya dan Malang City Point.
Dukungan Go-Food Festival terhadap pertumbuhan bisnis kuliner lokal juga didasari oleh data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur yang merilis angka pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada tahun 2018 mencapai 5,5 persen.
Dari hasil tersebut, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha penyedia akomodasi dan makan minum yang mencapai 7,63 persen, diikuti jasa kesehatan dan kegiatan sosial sebesar 7,61 persen.
“Kami yakin, dengan dukungan yang berkelanjutan, baik dari sisi teknologi maupun inisiatif perluasan pasar, para mitra merchant memiliki kesempatan untuk naik kelas,” lanjut Rosel.
Kuasai Pasar
Baca juga : Ketua DPR Harap Makin Banyak Perusahaan Nasional Go Public
Sebelumnya, Chief Food Officer Gojek Group, Cathrine Hindra Sutjahyo mengungkapkan, saat ini Go-Food telah mendominasi layanan untuk para konsumen yang ingin membeli makanan via online. Dibanding kompetitor dari sisi pesan antar makanan Go-Food merasa lebih unggul.
“Pertumbuhan jumlah pesanan Go-Food tumbuh tujuh kali lipat dalam dua tahun terakhir,” katanya.
Cathrine menambahkan, pertumbuhan jumlah pesanan setidaknya telah meningkatan volume dan omzet bisnis sebesar 3,5 kali lipat kepada mitra pedagang terutama UMKM untuk mengembangkan usahanya. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya