Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bareng Unsoed, Pelatihan PNM Bagi UMKM Sasar Pembudidaya Lebah

Minggu, 25 September 2022 12:07 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemberdayaan dan pendampingan (pelatihan) yang dilakukan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) diperluas.

PNM kini menyasar pembudidaya lebah klanceng. PNM menggandeng Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang memiliki peta penyebaran potensi lebah klanceng yang tersebar di wilayah Kab. Banyumas, Pageraji, Langgongsari, Pagelarang, Kemrajen, Pajerukan, Kalibagor, dan Limpakuwus.

"Ternyata banyak nasabah PNM Mekaar di wilayah tersebut," kata Direktur Operasional PT PNM, Sunar Basuki dalam keterangan persnya, dikutip Minggu (25/9).

Berita Terkait : Dubes RI Untuk Korsel Apresiasi Pelatihan Daewoong Bagi Mahasiswa Tanah Air

PNM melakukan pemberdayaan dan pendampingan (pelatihan) melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) yang diberikan kepada nasabah PNM Mekaar di wilayah Purwokerto dengan jumlah total 50 peserta yang terdiri dari Mekaar Unit Cilongok 2.

Pelatihan telah digelar di Balai Desa Pageraji Kec. Cilongok Kab. Banyumas, Purwokerto Kamis (22/9). Sunar mengatakan, kegiatan ini merupakan program pemberdayaan yang dirancang melalui Program PKU yang dikenal dengan sebutan Klasterisasi Sektoral.

Yaitu, pelatihan di sektor budidaya lebah madu klanceng. Pelatihan yang diberikan berupa sosialisasi terkait strategi dan optimalisasi budidaya dan pemasaran lebah klanceng, pentingnya kemasan, label dan branding dalam mendukung pemasaran sebuah produk hasil budidaya lebah klanceng.

Berita Terkait : Sandiaga Uno Wujudkan Harapan Pegiat UMKM Asal Papua Di Ambon

Acara ini juga dihadiri oleh Prof. Dr. Rer. Nat. Imam Widhiono selaku Guru Besar sekaligus Professor Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman.

Kemudian, Rohmat Agus Pranoto selaku Pemimpin PNM Cabang Puwokerto, Azis Junaidi selaku Pemimpin PNM Cabang Yogyakarta, Agus T selaku Pemimpin PNM Cabang Magelang, Yosua Mawantyo Nugroho selaku Pemimpin PNM Cabang Banjarnegara, dan Raihan Cahyono selaku Team Komunitas Peternak Lebah Inyong Madu Klanceng.

PNM melalui program PKU, memberikan pelatihan yang bersifat pendampingan antar PNM dengan nasabah. Tujuannya, mendorong para nasabah PNM agar dapat meningkatkan pengetahuan dengan pentingnya strategi dan optimalisasi budidaya serta pemasaran produk yang berasal dari lebah klanceng. 

Berita Terkait : Panen Tebu Perdana, Perhutani Bidik Swasembada Gula 2025

Sehingga mereka memiliki kemasan atau label dan branding produk usaha yang bagus. Dengan begitu, mereka dapat meningkatkan peluang usaha seperti memperluas pemasaran, dan menambah pelanggan agar nasabah naik kelas dan bisa mensejahterahkan keluarga.

“PNM berkolaborasi dengan Universitas Jenderal Soedirman guna memajukan industri madu bagi pengusaha lebah di area Purwokerto” tegas Sunar.
 Selanjutnya