Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kawal Roadmap Perusahaan Pelat Merah

Erick Siapin Talenta Muda Pimpin BUMN

Jumat, 30 September 2022 07:25 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc).
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/foc).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mempersiapkan talenta muda untuk memimpin perusahaan pelat merah. Mereka diharapkan mampu menjaga roadmap transformasi BUMN sepuluh tahun ke depan.

Erick mengatakan, masa depan BUMN berada di tangan generasi muda Indonesia. Karena itu, para kaum milenial BUMN diminta bekerja sepenuh hati. Diharapkannya, menjaga roadmap transformasi di BUMN dalam 10 tahun ke depan, para future leader dapat menjadikan BUMN makin kuat. Dan solid mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Erick memastikan komitmen mendukung kaum muda di BUMN terus berkembang. Bahkan, ia bersama para Wakil Menteri BUMN ikut membantu memastikan, agar kepentingan pemimpin muda di BUMN berjalan terus.

Berita Terkait : Anies: Kok Hanya Jakarta Yang Rame

“Ini eranya para pemimpin muda di BUMN menjaga dan membangun roadmap BUMN untuk 10 tahun ke depan,” jelas Erick saat membuka acara BUMN Next Gen, Build Future Leader, di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (28/9).

Mantan bos Inter Milan itu merinci, jumlah milenial di 42 BUMN sudah mencapai 65 persen. Erick mencanangkan dan mendorong agar angka karyawan muda di BUMN meningkat hingga 80 persen. Hal itu didasari dari 273 juta penduduk Indonesia, mayoritas 53 persen berusia di bawah 35 tahun.

“Dengan dunia yang kian kompleks dan penuh tekanan, kami ingin semua karyawan muda di BUMN meningkatkan kualitas dalam menghadapi persaingan di masa depan,” tegasnya.

Berita Terkait : Pakai Rompi Tahanan, Bupati Mimika Eltinus Omaleng Tiba Di Gedung KPK

Erick menjelaskan, persaingan ekonomi terkini yang terjadi di dunia tak lagi mencerminkan persaingan antar perusahaan. Tapi sudah antar negara. Indonesia yang memiliki pertumbuhan ekonomi stabil di angka 5 persen hingga tahun 2045, harus dimanfaatkan oleh generasi muda dan calon pemimpin masa depan.

Menurutnya, Indonesia dengan posisi non-blok memiliki kesempatan merajut hubungan dengan semua negara dan menjadi bagian dari ekosistem yang dibangun Indonesia.

“Sekali lagi ini eranya kita, karena kita punya potensi menjadi negara maju sepanjang para future leader bisa menjalankan dan menjaga cetak biru agar terimplementasikan,” pesan Erick.
 Selanjutnya