Dewan Pers

Dark/Light Mode

Libur Imlek Datangkan Cuan

KAI & Garuda Laris Manis

Rabu, 25 Januari 2023 07:30 WIB
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra. (Foto: Istimewa).
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
“Ya, lumayan (ada pening­katan) karena kami tawarkan promo, ada tambahan frekuensi penerbangan juga di kota-ko­ta tertentu,” ucap Irfan kepa­da Rakyat Merdeka, kemarin.

Ditanya soal jumlah kenaikan penumpang, Irfan mengaku perseroan masih mengkalku­lasinya.

Yang pasti, kata Irfan, pihaknya telah mengoptimalkan operasional dengan menambah frekuensi penerbangan pada rute atau destinasi-destinasi favorit yang menggelar perayaan Imlek seperti Pontianak dan Pangkal Pinang.

Berita Terkait : Tahun Baru Imlek Ditetapkan Libur Nasional, Lasarus Kenang Jasa Megawati

Untuk periode 18-25 Januari 2023, kata Irfan, pihaknya me­nambah 14 frekuensi penerbangan Jakarta-Pontianak-Jakarta, empat penambahan frekuensi penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang-Jakarta.

Sehingga total ada 60 pener­bangan dari dan menuju Ponti­anak dan Pangkal Pinang.

“Dengan penambahan frekuensi di rute-rute tersebut, tingkat keterisian penumpang tercatat lebih dari 80 persen,” katanya.

Berita Terkait : Arus Libur Imlek, Dirlantas Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalin

Bahkan, perseroan meng­hadirkan berbagai penawaran spesial promo berupa potongan harga tiket hingga 15 persen, di­sertai promo cashback dari bank partner selama periode long weekend lalu.

“Penawaran khusus dari bank partner, ada yang berlaku untuk periode penerbangan hingga November 2023,” katanya.

Dihubungi terpisah, pengamat penerbangan Gatot Rahardjo me­nilai, tahun ini menjadi kesempa­tan bagi perusahaan transportasi, termasuk maskapai penerbangan untuk rebound, pasca pandemi. Terlebih, Pemerintah telah men­cabut PPKM (Pemberlakuan Pem­batasan Kegiatan Masyarakat).

Berita Terkait : Sambut Imlek, Yana: Toleransi Kuatkan Bandung Agamis

“Jadi, yang selama ini tertahan nggak bisa bepergian, sekarang pasti mau (jalan-jalan. Apalagi banyak promo yang tidak mau disia-siakan traveller. Dampak­nya bisa positif buat perusahaan,” kata Gatot singkat kepada Rakyat Merdeka, kemarin. ■