Dark/Light Mode

Airlangga Tarik Minat Investor Australia

Politik & Ekonomi Stabil, RI Ciamik Buat Investasi

Sabtu, 4 Maret 2023 06:45 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara virtual dalam pertemuan Round Table Discussion : Indonesia & Australia Trade and Investment Initiative yang diselenggarakan oleh BDO Indonesia, Rabu (1/3/2023). (Foto: www.ekon.go.id).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara virtual dalam pertemuan Round Table Discussion : Indonesia & Australia Trade and Investment Initiative yang diselenggarakan oleh BDO Indonesia, Rabu (1/3/2023). (Foto: www.ekon.go.id).

 Sebelumnya 
Indonesia merupakan produsen utama bijih nikel, komponen inti baterai. Sedangkan Australia merupakan mitra penting bagi In­donesia sebagai pemasok utama lithium yang merupakan kom­ponen utama baterai listrik.

“Kami berharap, kemitraan Indonesia-Australia dapat meningkatkan daya saing negara kita,” harap Airlangga.

Baca juga : Kalau Nunggu Situasi Stabil, Nggak Selesai

Untuk diketahui, Australia telah menjadi mitra strategis Indonesia. Pada tahun 2022, investasi Aus­tralia di Indonesia menyumbang sekitar 524 juta dolar AS dan berperan penting menciptakan industri dan lapangan kerja.

Sementara, total perdagangan Indonesia-Australia pada tahun 2022 mencapai 13,3 miliar dolar AS atau tumbuh 9,1 persen se­lama lima tahun terakhir.

Baca juga : Bangkitkan Ekonomi Sumbar, PUPR Resmikan Dua Jembatan

Untuk memperluas akses pasar, Indonesia akan melan­jutkan kerja sama perdagangan melalui Indonesia-Australia Comprehensive Economic Part­nership Agreement (IACEPA).

Kemitraan ini diharapkan men­ingkatkan nilai perdagangan kedua negara. Selain itu, pada 2022, Indonesia dan 14 negara lainnya, termasuk Australia, berkolabo­rasi melalui forum Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) for Prosperity yang berfokus pada trade, supply chain, clean economy, and fair economy.

Baca juga : Airlangga Gaungkan Anti Politik Uang, Pengamat Usul Benahi Empat Faktor Ini

Airlangga mengatakan, perda­gangan dan investasi antarkedua negara masih sangat potensial ditingkatkan dan memiliki ruang untuk berkembang.

“Indonesia mendorong Aus­tralia untuk lebih mengeksplorasi Indonesia sebagai tujuan investasi dan perdagangan,” ujarnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.