Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Anggota IdEA Hingga TikTok Komit Berantas Praktik Thrifting Pakaian Bekas Impor
Kamis, 16 Maret 2023 18:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Permintaan untuk men-takedown content hingga blacklist pelaku thrifting pakaian bekas impor ilegal di platform e-commerce, diakui Wakil Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Budi Primawan memang tidak mudah.
Namun pihaknya memastikan untuk sepakat dan berkomitmen patuh terhadap aturan Pemerintah dan perundang-undangan yang berlaku.
Baca juga : Gali Ilmu Bersama TikTok, Kemenkominfo Kupas Tuntas Pemasaran Bisnis
Pihaknya juga mengapresiasi terhadap langkah Kemenkop UKM yang melakukan dialog terhadap industri, dalam hal ini e-commerce, marketplace maupun social media commerce.
“Kami sepakat dengan Pemerintah menciptakan industri yang sehat. Terkait masalah thrifting pakaian bekas impor ini memang ada beberapa seller yang melakukan penjualan crossborder menjual maupun membeli dari dan ke luar negeri. Untuk tipe seller seperti ini, kami memastikan sudah ada kontrol dan monitoring,” jelasnya dalam pertemuan sekaligus diskusi bersama e-commerce di Kantor Kemenkop UKM, Jakarta, Kamis (16/3).
Baca juga : Kemenkumham Komit Berantas Perdagangan Orang Dan Mudahkan Investasi
Namun sambung Budi yang juga menjabat sebagai Vice President Government Affairs Lazada ini, ada tipe seller yang merupakan pemilik usaha yang secara mandiri mengambil pakaian atau berjualan thrifting impor ilegal.
Untuk yang seperti ini, ia mengaku sudah ada term and condition yang harus mereka sepakati. Pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan mereka.
Baca juga : Tahun Ini Ekonomi Menantang, Politik Diharapkan Tidak Memanas
“Pasalnya, tidak semua thrifting itu adalah pakaian impor bekas, ada juga jenis produk lain seperti prelove yang memang ada di dalam negeri.
Tetapi bisa kami pastikan, untuk penjual pakaian impor bekas kami langsung lakukan takedown. Namun hal itu bergantung pada masing-masing kebijakan platform.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya