Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Garap Proyek Pabrik Pusri-IIIB, BSI Gelontorkan Pembiayaan Sindikasi Rp 900 M
Jumat, 13 Oktober 2023 20:55 WIB
Sebelumnya
"ini menjadi wujud nyata komitmen BSI untuk terus mendukung program pemerintah dalam mendorong pengembangan industri strategis, memperkuat ketahanan pangan, sehingga mengakselerasi pertumbuhan ekonomi,” ujar Zaidan.
Menurut dia, pembangunan pabrik baru oleh Pupuk Sriwidjaja Palembang dapat meningkatkan produksi pupuk non-subsidi, yang mana ini sesuai dengan arahan dari pemerintah.
“Dengan penyaluran pembiayaan sindikasi ini, BSI berharap dapat berperan aktif dalam peningkatan produksi pangan, holtikultura, dan perkebunan,” kata Zaidan.
Baca juga : Wamen Rosan: Semoga Bank Mandiri Terus Berkontribusi Bagi Pembangunan Indonesia
Seperti diketahui, industri pupuk merupakan salah satu sektor strategis yang dapat memacu perekonomian nasional.
Pasalnya, industri pupuk berperan penting dalam mendorong peningkatan produksi sektor pertanian yang selanjutnya mendukung program ketahanan pangan nasional di masa datang.
Pabrik Pusri-IIIB ini merupakan proyek revitalisasi untuk menggantikan pabrik lama yang sudah kurang efisien dalam penggunaan energinya.
Baca juga : Partai Ummat Canangkan Patungan Politik Dari Rakyat
Selain itu kapasitas produksi pabrik ini juga akan meningkat dan akan menunjang ketahanan pangan nasional.
Kapasitas produksi pabrik Pusri III-B direncanakan sebesar 1.350 ton amonia per hari atau 445.500 ton per tahun dan untuk pupuk urea mencapai 2.750 ton per hari atau 907.500 ton per tahun.
"Dengan kucuran pembiayaan sindikasi ini, BSI juga berharap kinerja pembiayaan segmen wholesale, khususnya penyaluran pembiayaan ke segmen korporat, dapat lebih terakselerasi," tutur Zaidan.
Baca juga : Gelar Auto Fest Roadshow 2023 Di 6 Kota, BSI Patok Target Pembiayaan Hingga Rp 400 M
Sepanjang semester I-2023, BSI mencatat penyaluran pembiayaan segmen wholesale tumbuh 12,28 persen secara tahunan (year on year/yoy) dengan nilai mencapai Rp 63,59 triliun.
Dari angka tersebut, pembiayaan ke segmen korporat tumbuh sebesar 12,89 persen yoy dengan nilai sebesar Rp 51,86 triliun.
Secara total, pembiayaan BSI per Juni 2023 mencapai Rp 221,91 triliun tumbuh 16 persen yoy dengan komposisi pembiayaan terbesar yakni segmen konsumer mencapai Rp 113,46 triliun dan pembiayaan korporat mencapai Rp 51,86 triliun.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya