Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Investor Tanam Modal Rp 3 Triliun
KIT Batang Lebih Keren Dibanding Negeri Jiran
Rabu, 13 Desember 2023 07:20 WIB
Sebelumnya
Konstruksi Masih Berlangsung
Dari pantauan Rakyat Merdeka, saat tour ke KIT Batang, akses ke lokasi dimudahkan dengan adanya jalan tol Trans Jawa, tepatnya di Kecamatan Gringsing, Batang.
Memasuki kawasan ini, terlihat 10 tower rumah susun, masing-masing memiliki lima lantai dengan tipe barak, sudah selesai dibangun sebagai alternatif hunian untuk para pekerja.
Selama perjalanan tour, Media Relation PT KIT Batang Ilham Zukhruf menyampaikan, selain menyediakan rumah susun untuk disewa, pihaknya menawarkan pabrik-pabrik siap pakai kepada para investor.
Baca juga : Smelter Titanium Pertama Di Indonesia Dibangun Di Bangka
“Tenant tinggal sewa. Utilitas seperti air dan listrik juga disediakan,” katanya.
Di beberapa spot area, terlihat sejumlah alat berat masih menyelesaikan pembangunan proyek. Ia menyampaikan, ada 4 tenant yang masih pra konstruksi atau belum mulai melakukan konstruksi pembangunan.
“Ada pabrik plastik, sepatu, kaca, dan produsen gas industri,” rincinya.
Lalu, PT Wanxinda Green Travel Industry Development dan PT Wanxinda Batang Industry Land Investment yang tergabung dalam Wanxinda Group, investor asing dari China.
Baca juga : Masa Orang Kerja Keras Tak Dibayar Sesuai Aturan
“Untuk investor asing, ada yang dari China, Inggris, Belanda, sisanya lokal,” katanya.
Menurutnya, setiap tenant yang membangun pabrik di kawasan ini harus menyerap minimal 30 persen tenaga kerja lokal. Khususnya warga yang ada di Batang. Serta telah tersertifikasi memiliki keahlian.
Selain itu, sejumlah infrastruktur pendukung juga sudah dibangun seperti jembatan, bendungan, tempat pengelolaan sampah dan limbah terpadu, dan sistem penyediaan air minum.
Lokasi kawasan ini, juga berada di antara pegunungan dan laut. Karenanya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun pelabuhan niaga, pengembangan stasiun kereta, jetty (dermaga) untuk menunjang lalu lintas barang dan pekerja dalam operasional para tenant di KIBT.
Baca juga : Beban APBN Biayai IKN Berpeluang Lebih Ringan
“Kapasitas pelabuhannya berapa, ini masih belum tahu. Karena masih melihat dan menghitung berapa kebutuhannya,” tuturnya.
Dan yang tidak kalah penting, sambung dia, para tenant di kawasan ini juga harus mengedepankan aspek lingkungan.
“Khususnya terkait pengelolaan limbah yang dihasilkan,” tutup dia.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu 13/12/2023 dengan judul Investor Tanam Modal Rp 3 Triliun, KIT Batang Lebih Keren Dibanding Negeri Jiran
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya