Dark/Light Mode

Hadapi Musim Tanam, Pupuk Kaltim Pastikan Stok Pupuk Awal Tahun Aman

Rabu, 10 Januari 2024 17:29 WIB
Pupuk Kaltim memastikan ketersedian stok pupuk, baik untuk sektor subsidi maupun non subsidi dalam kondisi aman di awal 2024. (Foto: Ilustrasi Pupuk Kaltim)
Pupuk Kaltim memastikan ketersedian stok pupuk, baik untuk sektor subsidi maupun non subsidi dalam kondisi aman di awal 2024. (Foto: Ilustrasi Pupuk Kaltim)

 Sebelumnya 
Menurutnya, tercatat sebanyak 360.029 ton Urea non subsidi dan 23.470 ton NPK non subsidi juga telah didistribusikan ke gudang beserta distributor resmi Pupuk Kaltim di seluruh wilayah.

"Proses distribusi telah berjalan sejak Desember 2023 dan hingga kini ketersediaan pasokan di gudang kami dipastikan aman," ujar Soesilo, melalui siaran pers, Rabu (10/1/2024).

Ia menerangkan, secara berkala, pihaknya menyalurkan pasokan sesuai kebutuhan di tiap wilayah, sekaligus menjamin tidak adanya kekosongan stok di pasaran.

Karenanya, petani diminta tidak perlu khawatir, sebab pihaknya terus memperbarui data pasokan melihat tingkat distribusi yang terealisasi secara berkala.

Dari hal tersebut, kata Soesilo, ketersediaan pasokan yang ada di tiap daerah akan terus terpantau mulai dari lini satu, khususnya untuk sektor subsidi yang disesuaikan dengan data Pemerintah di tiap daerah.

Baca juga : Sapa Ribuan Warga Lampung, Atikoh Ganjar Sebut KTP Sakti Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Per 31 Desember 2023, Pupuk Kaltim telah menyalurkan 834.490 ton pupuk subsidi, terdiri dari 737.204 Urea subsidi dan 60.684 NPK Phonska dan 36.602 NPK Formula Khusus bersubsidi.

"Petani tidak perlu khawatir akan pasokan, Pupuk Kaltim menjamin stok akan selalu tersedia, baik untuk sektor subsidi, maupun non subsidi yang disalurkan sesuai aturan Pemerintah," ucap Soesilo.

Selain itu, pemantauan langsung di tiap wilayah dilakukan Pupuk Kaltim secara kontinyu agar tidak ada kesenjangan antara laporan dengan kondisi riil di lapangan.

Terlebih, dengan segera masuknya musim tanam periode pertama 2024, maka permintaan pupuk yang dipastikan meningkat pun disikapi secara cermat dan tepat sesuai kebutuhan di tiap wilayah.

"Kami terus memperkuat data kebutuhan di lapangan, dengan pemantauan langsung di tiap gudang yang ada di seluruh wilayah. Sehingga, kondisi riil akan kebutuhan pupuk dengan pasokan yang ada tersinkronisasi dengan baik," kata Soesilo.

Baca juga : Raih Skor GCG Tertinggi, Pupuk Kaltim Pertahankan Predikat The Most Trusted Company

Terkait adanya rencana penambahan subsidi pupuk pada tahun ini oleh Pemerintah, Soesilo memastikan pihaknya menyambut baik hal tersebut dan akan mendukungnya maksimal dalam implementasi di lapangan.

Apalagi, melihat kapasitas produksi dan realisasi target di tahun 2023, maka penambahan pasokan pada 2024 ini juga optimistis mampu dipenuhi dengan baik.

"Kami sangat siap mendukung realisasi penambahan pasokan pupuk bagi petani, tidak hanya di sektor subsidi tapi juga non subsidi," terang Soesilo.

Pupuk Kaltim memiliki lima pabrik Amonia, lima pabrik Urea dan tiga pabrik NPK, serta didukung 137 gudang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kesiapan ini bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berupaya maksimal dalam mendorong sektor pertanian nasional.

Baca juga : Tekan Penggunaan Energi Fosil, Pupuk Kaltim Operasikan Port Charging Kendaraan Listrik

Yang lebih penting lagi menurut Soesilo adalah untuk mengantisipasi penurunan produksi pertanian akibat fenomena kekeringan ekstrim El Nino agar ketahanan pangan tetap terjaga dengan baik.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan Pupuk Indonesia untuk hal tersebut. Sehingga kebutuhan pasokan pupuk bagi petani bisa terealisasi secara maksimal," pungkas Soesilo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.