Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Selamatkan Rekind Dari Pailit
Erick: Bayar Dengan Peningkatan Kinerja
Senin, 5 Februari 2024 06:50 WIB
Sebelumnya
Pupuk Indonesia me-launching program Kartini Tani Indonesia dalam rangka kegiatan Ulang Tahun Perkumpulan Istri Karyawan Pupuk Indonesia (PIKA PI) 2024.
Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menjelaskan, untuk menjaga ketahanan pangan nasional, semua elemen harus maju. Termasuk istri-istri karyawan Pupuk Indonesia harus aktif mengajak para wanita di daerah, untuk menjadi motor-motor penggerak pertanian.
Maka terbentuklah Kartini Tani. Diharapkannya, Kartini Tani menjadi motor penggerak pertanian.
Baca juga : Sisa Satu Musim Bersama Tim Mercedes, Hamilton Ingin Berakhir Manis
“Khususnya pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Untuk tahap awal, kami mulai di 10 daerah,” katanya.
Ia menilai, pertanian yang berkelanjutan harus mulai dilakukan saat ini. Terlebih sistem pertanian organik di Indonesia terus meningkat, yang saat ini jumlahnya sudah 125 ribu hektar (ha).
Namun selama ini belum mendapat dukungan yang cukup untuk menjaga produktivitas hasil pertanian organik.
Baca juga : Biden Makin Pede Pecundangi Trump
Untuk itu, pihaknya menyediakan pupuk NPK (Nitrogen, Fosfor dan Kalium), yang bisa digunakan pada pertanian organik dan tetap bersertifikat organik. Sebab, pihaknya ingin produktivitas pertanian organik bisa meningkat.
“Makanya, kami lakukan inovasi bersama PT Petrokimia Gresik, anak usaha PI (Pupuk Indonesia) mengembangkan Pupuk Phonska, sebagai dukungan nyata Pupuk Indonesia Group untuk pertanian organik Indonesia,” bebernya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Umum PIKA-PI Group Tata Rahmad Pribadi menuturkan, saat ini ada sekitar 14 persen aktifitas pertanian di beberapa desa dilakukan oleh Perempuan.
Baca juga : Harga Beras Dan Daging Ayam Terpantau Stabil
Pihaknya juga sudah siapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya berkolaborasi dan bekerja sama dengan Benihbaik, sebuah platform sosial berkelanjutan yang fokus pada ESG (Environment, Social, Governance) dan SDGs (Sustainable Development Goals).
“Kami ingin mengundang petani perempuan untuk melihat potensi yang ada dalam Kartini Tani ini. Kami akan ajarkan digitalisasi pada petani perempuan, menyiapkan skema pembiayaan dan lainnya, untuk turut men-support ketahanan pangan di Indonesia,” pungkasnya. IMA
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 5 Februari 2024 dengan judul "Selamatkan Rekind Dari Pailit, Erick: Bayar Dengan Peningkatan Kinerja"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya