Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Terapkan Emisi Bahan Bakar Euro 4 Dan Euro 5

Luhut: Subsidi Energi Bakal Hemat Rp 50 T

Jumat, 23 Februari 2024 07:00 WIB
Petugas melayani pengisian BBM di SPBU Pertamina 31.40101 di Bandung, Jawa Barat, Sabtu 16/4/2022. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/wsj.
Petugas melayani pengisian BBM di SPBU Pertamina 31.40101 di Bandung, Jawa Barat, Sabtu 16/4/2022. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/wsj.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mendorong penerapan standar emisi bahan bakar standar internasional Euro 4 dan Euro 5. Hal itu harus dilakukan demi menghemat subsidi energi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Menteri Koordinator Bi­dang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, subsidi BBM bisa dihemat Rp 20 triliun hingga 50 triliun jika Indonesia beralih menggunakan BBM standar Euro 4 dan Euro 5.

Luhut bilang, Pemerintah bersama dengan PTPertamina (Persero) saat ini tengah mengupayakan agar BBM di Indone­sia bisa memiliki sulfur rendah yang akan menghasilkan emisi karbon lebih bersih.

Baca juga : Ketemu METI Jepang, Airlangga Bahas Kerja Sama Ekonomi Dan Transisi Energi

“Sekarang sudah dikerjakan Pertamina dengan tim saya,” jelas Luhut, seperti dikutip dari akun Instagram resmi Luhut, Kamis (22/2/2024).

Dia mengungkapkan, Pemerin­tah saat ini tengah mengupayakan kualitas udara yang lebih baik, khususnya di Jakarta. Sebab, salah satu penyebab utama kuali­tas udara buruk di Jakarta adalah polusi kendaraan.

“Kita sudah dapat hasil studi bahwa yang paling banyak (polusi) itu salah satunya trans­portasi, yakni motor, mobil, ang­kutan publik dan seterusnya,” tambahnya.

Baca juga : 2.606 Napi Bebas, Negara Bakal Hemat Rp 267 Miliar

Luhut mengungkapkan, Pe­merintah juga tengah membena­hi salah satu penyumbang emisi karbon lainnya di Indonesia, seperti pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara. Apalagi, kualitas udara merupa­kan permasalahan kompleks.

“Pemerintah mencoba mencari dan melihat ekuilibriumnya di mana. Saya kira akan memperce­pat air quality (kualitas udara) di Jakarta lebih bagus,” jelasnya.

Dengan begitu, Luhut meng­klaim, nantinya dengan mengu­rangi kandungan sulfur dalam BBM dan meningkatkan standar BBM menjadi Euro 4 dan Euro 5, maka kualitas udara di Jakarta akan semakin baik.

Baca juga : PUPR Tetapkan Batasan Harga Jual Rumah Subsidi Tahun 2023-2024

“Dengan begitu, anak cucu kita dan kita sendiri tersela­matkan dari polusi udara yang jorok,” tandasnya.

Sebelumnya, Luhut mendorong penggunaan BBM dengan kualitas tinggi seperti Euro 4 atau Euro 5 harus dilakukan pada Triwulan II-2024.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.