Dark/Light Mode

Cegah Inflasi Dan Jaga Stabilitas Harga Pangan

Kepala Daerah Harus Rajin Cek Ke Lapangan

Selasa, 5 Maret 2024 07:00 WIB
Warga antre mendapatkan beras dan sembako murah saat kegiatan Pasar Murah di halaman kantor Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Rabu 21/02/2024. NG PUTU WAHYU RAMA / RM
Warga antre mendapatkan beras dan sembako murah saat kegiatan Pasar Murah di halaman kantor Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Rabu 21/02/2024. NG PUTU WAHYU RAMA / RM

 Sebelumnya 
“Hari ini begitu harga gabah Rp 7.000, harga beras otomatis akan terkoreksi sebesar Rp 2.000, sekitar Rp 14.000, kembali ke Harga Eceran Tertinggi (HET),” jelasnya.

Arief juga mengimbau agar beras SPHP dijual sesuai dengan HET, yakni Rp 10.950/kg. Pasalnya, beras SPHP tidak boleh dijual di atas HET.

“Tim dari Pemerintah Pusat, lintas kementerian dan lembaga akan support dan memonitor semua evaluasi ke daerah,” terangnya.

Baca juga : Harga Beras Mahal Bikin Kantong Jebol

Di acara yang sama, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mewanti-wanti harga pangan naik hingga terjadi kelangkaan saat Ramadan dan Idul Fitri. Karena itu, Pemda diminta melakukan antisipasi.

“Mungkin akan terjadi harga-harga naik atau langka barangnya. Ini perlu kita jaga,” tambahnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi pada Februari 2024 baik secara bulanan maupun tahunan naik masing-masing 0,37 persen dan 2,75 persen.

Baca juga : Bayern Munchen Vs Lazio, Lolos Harga Mati

Hal itu diprediksi karena adanya permintaan cukup tinggi saat Pemilu 2024. Penyumbang utamanya berasal dari sektor makanan, minuman, tembakau, transportasi, serta penyediaan makanan dan minuman di restoran.

Tito mengaku, telah memberikan pedoman kepada pemimpin di daerah melakukan paling tidak sembilan langkah. Antara lain, melakukan pemantauan harga dan stok untuk memastikan kebutuhan tersedia.

Selanjutnya, Pemda diminta melakukan rapat teknis Tim Pengendali Inflasi Daerah; menjaga pasokan bahan pokok dan barang penting; pencanangan gerakan menanam; melaksanakan operasi pasar murah bersama dinas terkait; melaksanakan sidak ke pasar dan distributor agar tidak menahan barang.

Baca juga : Liga Bola Voli Putri Korea, Megatron Makin Gacor

Kemudian, berkoordinasi dengan daerah penghasil komoditi untuk kelancaran pasokan; merealisasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk dukungan pengendalian inflasi; serta memberikan bantuan transportasi dari APBD.

“Ini cara kita menjaga inflasi tetap terjaga di angka yang kita inginkan dengan kekompakkan bersama,” imbuhnya. DIR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Selasa, 05 Maret 2024 dengan judul "Cegah Inflasi Dan Jaga Stabilitas Harga Pangan, Kepala Daerah Harus Rajin Cek Ke Lapangan"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.