Dark/Light Mode

Pede Bisa Ungguli Singapura

Impian Defend Id Bukan Cuma Pepesan Kosong

Jumat, 3 Mei 2024 07:30 WIB
acara puncak peringatan HUT Ke-2 Defend ID di Kantor Pusat PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (27/4/2024). Foto: Dok. Defend ID.
acara puncak peringatan HUT Ke-2 Defend ID di Kantor Pusat PT Pindad di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (27/4/2024). Foto: Dok. Defend ID.

 Sebelumnya 
Khairul menegaskan, tidak ada yang mengharapkan terjadi konflik antarnegara. Ditambah lagi ada regulasi internasional yang membatasi perdagangan alutsista (alat utama sistem senjata) untuk penanganan konflik domestik.

“Sulit juga mengestimasi pasar pertahanan di Asia Tenggara,” katanya.

Baca juga : Nadiem Minta Programnya Dilanjut

Meski demikian, hal ini bukan berarti perluasan pangsa pasar industri pertahanan tanpa peluang. Justru, industri ini tetap harus membangun ekosistem pertahanan di Indonesia.

“Bagaimana BUMN Pertahanan Indonesia bisa eksis dan tetap kuat untuk menjadi bagian dari rantai pasok di industri ini,” katanya.

Baca juga : Koalisi Perubahan Gentleman

Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyoroti bisnis dan tantangan industri pertahanan ke depan, serta bagaimana peran Holding Defend ID di dalamnya.

Dia mengungkapkan, masih ada sejumlah tantangan berat yang dihadapi Defend ID. Seperti peningkatan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) yang membutuhkan penguatan rantai pasok dan ekosistem pendukung industri pertahanan, ketidakpastian pembelian alutsista, standarisasi teknologi, serta cita-cita besar masuk dalam 50 perusahaan pertahanan terbaik di dunia.

Baca juga : Kemanfaatannya Lebih Besar Tanggulangi Pandemi

“Perlu percepatan inovasi untuk menjadi pemain global di bidang pertahanan,” ujar Tiko-sapaan akrab Kartika Wirjoatmodjo di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (27/4/2024). IMA

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Jumat, 03 Mei 2024 dengan judul "Pede Bisa Ungguli Singapura Impian Defend Id Bukan Cuma Pepesan Kosong"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.