Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Januari-Juni, Toyota Ekspor 132 Ribu Unit Ke 80 Negara
Jumat, 2 Agustus 2024 20:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi global, kinerja ekspor industri otomotif masih menjadi salah satu pilar kuat yang menopang performa neraca dagang positif bagi Indonesia.
Keberhasilan ekspor produk berteknologi tinggi dari industri otomotif nasional ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah Indonesia serta peranan rantai pasok yang kuat, yang terdiri dari ribuan perusahaan supplier beserta jajarannya dari hulu hingga hilir. Dukungan berkelanjutan dari pemerintah telah menjadi katalis penting dalam menggerakkan ekspor otomotif nasional.
Melalui hasil produk berteknologi tinggi yang bernilai tambah tersebut, maka industri otomotif tidak hanya meningkatkan penerimaan pajak negara, tetapi juga membuka peluang besar bagi supplier lokal, dan Industri Kecil dan Menengah (IKM) guna memasok komponen kendaraan untuk menembus pasar ekspor.
Baca juga : Tahun Lalu, Pertamina Setor Rp 426 T Ke Kas Negara
Berdasarkan data GAIKINDO, total ekspor kendaraan otomotif nasional selama semester I-2024 mencapai 218.000 unit, yang terkoreksi sebesar 12 persen dari pencapaian ekspor di periode yang sama pada 2023 sebesar 248.000 unit.
Meskipun mengalami koreksi, pencapaian ini menjadi dorongan bagi industri otomotif nasional agar tetap mampu mempertahankan posisinya di tengah dinamika global, melalui adaptabilitas industri otomotif nasional dalam menghadapi tantangan global serta komitmen yang kuat untuk terus berkontribusi terhadap neraca perdagangan pemerintah yang positif.
“Meskipun kinerja ekspor kendaraan otomotif nasional pada semester I-2024 mengalami koreksi, tapi peranan ekspor elektrifikasi memberikan optimisme untuk peningkatan ekspor ke depannya,” ujar Presiden Direktur PT TMMIN, Nandi Julyanto, Jumat (2/8/2024).
Baca juga : Kemenperin Dorong Ekspor Linting Kertas Sigaret
Menurut dia, hal ini menunjukkan ketangguhan dan adaptabilitas industri dalam menghadapi tantangan global, khususnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing menuju era elektrifikasi yang dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor global.
Menurut dia, Toyota Indonesia akan terus bekerja sama dengan seluruh rantai pasok dari hulu hingga hilir untuk mendukung upaya ini, memastikan bahwa inovasi dan kualitas kendaraan kami dapat menjawab kebutuhan pasar global yang semakin kompetitif serta mendukung pertumbuhan industri otomotif Tanah Air yang berkelanjutan” ujarnya.
Guna mendukung kinerja ekspor kendaraan, Toyota Indonesia terus berupaya meningkatkan performa ekspor produk kendaraan yang di produksi di dalam negeri melalui langkah pengembangan produk, perluasan pasar, dan penambahan volume ekspor untuk memenuhi permintaan global yang semakin kompetitif, salah satunya melalui kendaraan elektrifikasi.
Baca juga : Bantu Mobilitas Pasien, Toyota Serahkan Donasi Sienta Welcab Ke RS Soeharso
Sepanjang semester I-2024, ekspor kendaraan utuh T-Brand tercatat sekitar 132.000 unit. Kendaraan tersebut diekspor ke lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Timur Tengah, Amerika Selatan, Australia, Afrika, dan Oceania.
Pencapaian ini mendukung kontribusi ekspor kendaraan T-Brand yang masih menyentuh level 60 persen dari total ekspor kendaraan nasional, menjadi penopang utama ekspor kendaraan otomotif Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya