Dark/Light Mode

Hadiri Tani`s Day, Mentan Yakin Bali Bisa Jadi Lokomotif Pertanian Maju

Senin, 6 Januari 2020 13:44 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mencicipi durian Bali saat menghadiri Tani`s Day, di Lapangan Renon, Denpasar, Bali, Minggu (5/1). (Foto: Humas Kementan)
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mencicipi durian Bali saat menghadiri Tani`s Day, di Lapangan Renon, Denpasar, Bali, Minggu (5/1). (Foto: Humas Kementan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah rintik hujan, Minggu pagi (5/1), Lapangan Renon, Denpasar, tetap dipenuhi kerumunan warga menanti kehadiran Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Pada pelaksanaan car free day (CFD) ini, Kementerian Pertanian (Kementan) menyelenggarakan Tani's Day. Sebuah event pertanian yang melibatkan masyarakat sekitar.         

Mengenakan kaus putih, Syahrul meresmikan pembukaan gerak jalan sehat yang dilanjut dengan senam. Kendati sempat hujan deras mengguyur, para peserta tetap bergeming di posisinya.

“Pertanian ditandai dengan air, pertanian dekat dengan hujan, dekat dengan matahari. Itu tandanya Bali istimewa. Hujan ini artinya berkah,”ujar Syahrul diikuti tepuk tangan peserta.        

Baca juga : Tanggap Bencana Banjir Bandang di Sigi, Pertamina Salurkan Bantuan

Syahrul meyakini, Bali bisa menjadi lokomotif pertanian Indonesia. Dirinya sangat mendorong pertanian yang mandiri, maju, dan modern.       

“Dengan intervensi, kemauan dan teknologi 4.0, Insya Allah Bali jadi lokomotif menarik perjalanan ekspor besok. Salah satu hal yang kami sampaikan bahwa pertanian harus mandiri, maju dan modern,” ucapnya bangga.        

Dirinya turut mengingatkan pentingnya pola makan sehat guna hidup yang sehat. Kearifan lokal pangan sehat harus terus dibudidayakan.        

Baca juga : Ngaku Kurang Vitamin D, Mantan Bupati Kudus Minta Pindah Lokasi Tahanan

"Hari ini kita berkomitmen untuk mengkonsumsi makanan sehat agar pikiran, tubuh sehat dan Indonesia sehat. Ingat, kita juga harus makan yang sesuai dengan budaya kita. Yang suka makan sagu makan sagu lebih banyak, yang suka makan jagung makanlah jagung lebih banyak," lanjut Syahrul.      

Saat berkeliling, Syahrul menyempatkan diri mencicipi durian lokal asli Tabanan yang disuguhkan. Dirinya memuji cita rasa durian lokal, seperti pengunjung lainnya.         

Salah satu pengunjung, Ida, turut antre di stan Ditjen Hortikultura. Sembari menjinjing goodie bag berisi aneka buah, dia mengaku durian yang baru dicicipinya sangat lezat. “Duriannya enak. Acaranya juga meriah. Baru sekali ini di sini diadakan acara seperti ini. Semoga berikutnya dapat diadakan kembali,” ujarnya, sumringah. 

Baca juga : Menkop Ingin Kisel Jadi Contoh Koperasi Di Indonesia

Pengunjung lainnya, Wawan, turut mengapresi acara yang digadang Kementerian Pertanian. “Seperti kata Pak Menteri, saya berharap Bali menjadi pintu gerbang ekspor pertanian. Dengan demikian kita perlu meningkatkan kualitas,” ujarnya, antusias. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.