Dark/Light Mode

Nantinya, Akan Diberlakukan di Seluruh Stasiun Jawa dan Sumatera

Bayar Parkir di Lima Stasiun Ini, Sudah Pakai Kartu Uang Elektronik

Selasa, 4 Februari 2020 20:02 WIB
Foto: Humas KAI
Foto: Humas KAI

RM.id  Rakyat Merdeka - Untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan kemudahan bagi pelanggan, PT Reska Multi Usaha sebagai pengelola parkir di area stasiun, yang merupakan anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) kini mengoperasikan pembayaran dengan sistem non tunai. Menggunakan kartu uang elektronik.

Mulai Senin, 3 Februari 2020, sistem tersebut dilaksanakan secara serentak di lima stasiun Kereta Api. Di antaranya Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Surabaya Pasarturi, Stasiun Surabaya Gubeng, dan Stasiun Kiaracondong.

Pengoperasian pembayaran menggunakan Kartu Uang Elektronik, saat ini berlaku bagi kendaraan roda empat atau lebih.

Baca juga : Transjakarta: Akhir Tahun Bus Non BRT Bisa Pakai Semua Uang Eletronik

Pembayaran dapat menggunakan kartu uang elektronik dari beberapa bank yaitu e-Money (Mandiri), Flazz (BCA), TapCash (BNI), dan BRIZZI (BRI).

Selama masa sosialisasi, pelanggan yang belum memiliki Kartu Uang Elektronik tidak perlu khawatir. Sebab, akan ada petugas dari bank yang akan berjaga di pintu masuk parkir pada lima stasiun tersebut.

Mereka akan membantu para pelanggan Resparking, yang membutuhkan kartu uang elektronik. Saat berada di pintu masuk parkir area stasiun, para pelanggan hanya melakukan tap in kartu uang elektronik pada pintu masuk, lalu mencari parkir yang tersedia.

Baca juga : Lebih Dari 20 Provokator Aksi 22 Mei Sudah Ditangkap

Jika akan keluar dari area parkir Resparking, pelanggan hanya menyerahkan kartu uang elektronik kepada kasir, yang berada di pintu keluar area parkir.

Setelah itu, pelanggan akan mendapat struk sebagai bukti pembayaran pemotongan kartu uang elektronik sejumlah biaya parkir yang berlaku.

Pelanggan yang sudah memiliki kartu uang elektronik, agar mempersiapkan kartu uang elektronik, dan memastikan cukup saldo saat akan keluar parkir.

Baca juga : Inaplas Minta Pemerintah Percepat Izin Impor Garam Industri

"Kami ingin mempermudah pengguna jasa kami. Jadi nantinya, penumpang tidak akan repot mencari karcis parkir saat akan keluar, dan meminimalisir denda akibat kehiangan karcis parkir. Hal ini juga sejalan dengan upaya kami untuk RMU Go Green dengan mengurangi penggunaan kertas untuk karcis parkir," papar Andika Tri Putranto selaku Plt. Director of Parking Bussiness PT RMU.

Pengoperasian kartu uang elektronik ini juga menekan human error dari sisi salah perhitungan uang kembalian, yang dapat terjadi karena pemotongan saldo telah menggunakan sistem.

Tak menutup kemungkinan, pengoperasian kartu uang elektronik ini akan diberlakukan di seluruh Stasiun Jawa dan Sumatera. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.