Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 13-14 April 2020 memutuskan BI 7-Day Reverse Repo Rate (repo rate) tetap di level 4,5 persen, suku bunga Deposit Facility tetap 3,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,25 persen.
Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan, keputusan tersebut mempertimbangkan perlunya menjaga stabilitas eksternal di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang saat ini masih relatif tinggi. "Meskipun Bank Indonesia tetap melihat adanya ruang penurunan suku bunga, apalagi dengan rendahnya tekanan inflasi dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi," ucap Perry dalam live streaming pengumuman Hasil RDG di Jakarta, Selasa (14/4).
Baca juga : Kane Diuntungkan Kompetisi Liga Inggris Berhenti
BI telah melakukan injeksi likuiditas ke pasar uang dan perbankan hampir Rp 300 triliun. Injeksi likuiditas dilakukan melalui berbagai kebijakan, seperti pembelian SBN dari pasar sekunder sebesar Rp 166 triliun, penyediaan likuiditas kepada perbankan lebih dari Rp 56 triliun melalui mekanisme term-repo dengan underlying SBN yang dimiliki perbankan.
"Serta penurunan kembali Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah sebesar 50 bps yang berlaku efektif 1 April 2020, yang menambah likuiditas sekitar Rp 22 triliun, setelah sebelumnya telah dilakukan penurunan GWM pada 2019 dan awal 2020 yang menambah likuiditas sekitar Rp 53 triliun," jelasnya.
Baca juga : Penjualan Mobil Listrik Toyota Naik 244 Persen
Juga melakukan penurunan Giro Wajib Minimum (GWM) valas sebesar 4 persen untuk menambah likuiditas valas perbankan sekitar 3,2 miliar dolar AS. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya