Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Diakui Rulli, angka ini masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) untuk mendorong koperasi untuk masuk ke ekosistem digital. Apalagi mengingat masih kecilnya angka koperasi yang go digital, KemenkopUKM mengaku akan ada beberapa keuntungan atau insentif yang diberikan.
Hal ini sebagai upaya agar makin banyak koperasi yang bertranformasi. "Kalau bisa dibilang insentif ya bisa juga, pemerintah mendorong koperasi masuk portal digital gratis selama 1 tahun. Insentif lain terkait program kebijakan lain akan diberi pelatihan disana secara online dan offline," tuturnya.
Baca juga : Kemendagri Dorong OPD Manfaatkan Data Dukcapil
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan mengatakan, untuk meningkatkan daya saing, mau tidak mau koperasi harus memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mendukung proses bisnisnya.
Menggunakan teknologi segala persoalan bisa diselesaikan lebih mudah dan efisien. Secara ekonomi, penggunaan teknologi digital bisa mendorong perluasan akses pasar sehingga produk koperasi akan semakin dikenal luas oleh masyarakat.
Baca juga : 18 Anggota DPR Kena Corona, Anies Minta Lokasi Kerjanya Ditutup
Diakuinya saat ini masih banyak koperasi yang belum memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam proses bisnisnya sehingga mereka kerap mengalami kesulitan seperti cost produksi yang relatif lebih tinggi, kurang efisien waktu dan lainnya. "Saat ini di dunia koperasi terjadi gradasi yang sangat kuat ada yang tingkatan sudah advance ada yang sangat sederhana dalam menggunakan teknologi informasi (TI) tapi banyak juga yang masih apriori.
Bagi mereka teknologi itu dianggap sebagai beban secara intelektual dan ekonomi terutama untuk generasi yang sudah 60 tahunan," tuturnya.
Baca juga : Bamsoet Dorong Pemuda Pancasila Bangun Kekuatan Digital
Ketua Komite Eksekutif Indonesian Consortium for Cooperatives Innovation (ICCI) Firdaus Putra menambahkan, sebagai pengembang portal IDXCOOP, pihaknya optimis bahwa koperasi yang tergabung dalam sistem digital ini akan mampu memperoleh banyak benefit
Selain mendapatkan materi tentang cara pengembangan sebuah koperasi melalui kanal ini mereka bisa berbagi tips atau bertukar informasi untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh setiap koperasi. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya