Dark/Light Mode

Sembilan BUMN Dapat Suntikan Modal

PMN Muluskan Proyek Tol Dan Gairahkan Pariwisata

Senin, 16 November 2020 06:27 WIB
Kementerian BUMN. (Istimewa)
Kementerian BUMN. (Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Langkah pemerintah akan menyuntikkan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada sembilan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapatkan sambutan positif. Kebijakan itu dinilai bisa membantu percepatan pemulihan ekonomi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021.

Total alokasinya, sebesar Rp 42,38 triliun. Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB-UI) Toto Pranoto berharap, langkah yang diambil Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tersebut dapat menimbulkan multiplier effect yang besar.

Baca juga : Asita Harapkan DPD Bali Tancap Gas Bangkitkan Pariwisata Pulau Dewata

Mempercepat pemulihan ekonomi. “Misalnya, suntikan dana ke Hutama Karya sebesar Rp 6,2 triliun, kami harapkan proyek tol Sumatera bisa melaju. Harapannya, ekonomi daerah bisa bertumbuh,” beber Toto saat dihubungi Rakyat Merdeka.

Kemudian, lanjut Toto, suntikan dana sebesar Rp 470 miliar ke PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), bisa dikelola dengan baik untuk mendukung sektor pariwisata.

Baca juga : Sri Mulyani Senang Banget

Sehingga, pada saat situasi pandemi bisa dikendalikan, sektor pariwisata cepat bergairah kembali. Soal suntikan PMN ke PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI), Toto menilai, ditujukan untuk memperkuat ekuitas ke Indonesia Financial Group (IFG Life). Makanya nilainya cukup besar, mencapai sebesar Rp 20 triliun.

Perusahaan ini diharapkan bisa tumbuh besar dan sehat. Sekaligus secara gradual, bisa menyelesaikan sengkarut masalah polis Jiwasraya. Sekadar informasi, pekan lalu Kementerian Keuangan memastikan rencana penyuntikan PMN tersebut berjalan sesuai rencana.

Baca juga : BUMN Gandeng Hotel Bintang 3 Layani OTG

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata menegaskan, dalam kondisi pandemi seperti saat ini, PMN hanya diberikan kepada BUMN yang berorientasi untuk membantu masyarakat.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.