Dark/Light Mode

Airlangga Proyeksi Anggaran Vaksin Gratis Capai Rp 73 T

Sabtu, 26 Desember 2020 12:18 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: Facebook)
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: Facebook)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan kebutuhan anggaran untuk vaksin mencapai Rp 73 triliun.

“Dari pembahasan awal, kisarannya antara Rp 63 triliun sampai Rp 73 triliun, itu harus disediakan untuk vaksinasi,” kata Airlangga di Jakarta. Ia menyebut, anggaran ini akan digunakan untuk memesan vaksin Covid-19 ataupun bahan baku vaksin yang bakal diolah kembali di dalam negeri.

Berita Terkait : Asal Penuhi Syarat, Vaksin Covid-19 Bisa Dari Rusia, China atau Amerika

Saat ini pemerintah telah mendatangkan 1,2 juta vaksin produksi Sinovac asal China. Jumlah tersebut untuk masyarakat yang disuntikkan sebanyak dua kali, artinya ketersediaannya baru untuk 600 ribu (orang).

“Januari akan masuk lagi vaksin, akan bertambah jadi 1,8 juta. Nah, yang dalam bentuk bahan baku dalam tahap awal 15 juta,” jelas Airlangga. Ia memastikan, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan pada awal tahun 2021 sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Berita Terkait : Airlangga: Pemerintah Datangkan Vaksin Covid-19 Selain Sinovac

Pemerintah, lanjut Airlangga, saat ini sedang menyiapkan detail pelaksanaan vaksinasi sembari menunggu izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Dalam beberapa hari kedepan, BPOM akan mendapatkan hasil daripada penelitian yang dilakukan oleh Brazil.

Berita Terkait : Makin Jelas, Tanda-tanda Pemulihan Ekonomi Di Tahun 2021

“Kemudian kami melengkapi data clinical trial fase I dan II Sinovac. Kemudian kami mendapat laporan dari hasil clinical trial Bandung. Jika sudah rampung seluruh uji coba, baru kita lakukan vaksinasi,” tegas Airlangga.

Sebagai informasi, Kementerian Keuangan telah menyiapkan anggaran senilai Rp 54,44 triliun untuk pemenuhan vaksin Covid-19 secara gratis kepada masyarakat pada 2021. Dana itu berasal dari berbagai pos anggaran. [NOV]