Dark/Light Mode

Angkat Empat Direktur Baru

BRI Fokus Kerek Derajat UMKM Di Saat Pandemi

Sabtu, 23 Januari 2021 05:39 WIB
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengangkat empat direksi baru. (Foto: Dok. BRI)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengangkat empat direksi baru. (Foto: Dok. BRI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengangkat empat direksi baru. Tujuannya, untuk menyelaraskan dengan fokus tahun ini. Yakni, mengangkat derajat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Direktur Utama BRI, Su­narso mengatakan, membang­kitkan sektor UMKM, sama dengan mengerek pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, perseroan sekuat tenaga aktif dalam program Pemerintah.

Dia membeberkan, sepanjang 2020, BRI mendapat jatah dana Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 15 triliun. Dana tersebut sudah disalurkan ke sektor UMKM. Kemudian, pemberian restruk­turisasi kredit kepada 2,8 juta nasabahnya. Di mana sebanyak 95,5 persennya merupakan seg­men UMKM.

Baca Juga : KPPU Investigasi Kenaikan Harga Daging Sapi Di Pasar

Sunarso menyebutkan, perse­roan mencatat penyaluran kredit dengan penjaminan kepada seg­men kecil dan ritel sebesar Rp 8,73 triliun. Jumlah ini diberikan ke­pada lebih dari 14 ribu nasabah.

“BRI juga menyalurkan subsi­di bunga kredit UMKM sebesar Rp 5,46 triliun. Dan diberikan kepada lebih dari 6,5 juta penerima subsidi,” rinci Sunarso dalam gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar secara virtual, Kamis sore (21/1).

Untuk Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) per akhir 2020, paparnya, penyalurannya sebesar Rp 18,64 triliun kepada lebih dari 7,7 juta usaha mikro. Sedangkan, untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro sebesar Rp 8,66 triliun kepada lebih dari 985 ribu nasabah. Dan penyaluran subsidi gaji sebesar Rp 6,45 triliun kepada lebih dari 5 juta penerima.

Baca Juga : Rakyat Diminta Ambil Pelajaran

“Dengan bantuan serta stimu­lus oleh Pemerintah yang kami salurkan, keuangan BRI tetap se­hat. Bahkan, BRI mencapai total kenaikan aset hingga 10,9 persen dengan nominal Rp 1.447,85 triliun. Dan, kredit tumbuh sebesar 4,9 persen menjadi Rp 935,35 triliun,” jelas Sunarso.

Mantan Bos Pegadaian ini menekankan, 80,6 persen kredit tersebut disalurkan kepada seg­men UMKM. Hal ini sejalan dengan rencana perseroan un­tuk lebih fokus tumbuh pada segmen UMKM. Khususnya segmen mikro.

“Pertumbuhan kredit di 2021, insya Allah ingin kami tumbuh­kan sekitar 6 persen, syukur kalau bisa 7 persen,” ujar Sunarso.

Baca Juga : Trump Belum Bisa Tenang

Soal hasil RUPSLB, BRI memberhentikan dan mengang­kat empat direktur baru. Menurut Sunarso, perubahan pengurusan dilakukan sebagai langkah BRI untuk fokus membantu UMKM bangkit di tengah pandemi. “Kalau UMKM bangkit, sama halnya dengan membangkitkan ekonomi nasional,” tegasnya.
 Selanjutnya