Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Senayan Soroti Kenaikan NPL
Mandiri Dan BNI Pede Kredit Macet Menciut
Sabtu, 6 Februari 2021 05:29 WIB
Sebelumnya
Mantan Direktur Keuangan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk ini mengakui, rasio NPL Bank Mandiri bisa lebih baik jika mengeluarkan tiga debitor tersebut.
Ia siap, membuka nama-nama nasabah tersebut secara detail kepada Komisi XI DPR dalam rapat tertutup. “Kalau tiga ini keluar, saya rasa kami lebih baik (NPL),” ucap Darmawan.
Dia menyebutkan, sampai kini ada 9 persen dari debitor dalam program restrukturisasi yang masuk dalam kategori risiko tinggi (high risk).
Baca juga : Air Mata Keluarga Korban SJ182 Tumpah Di Laut
Dalam mengantisipasi debitor high risk tersebut, Bank Mandiri telah mempersiapkan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) sebesar 65 persen. Nantinya, perseroan bakal menambah cadangan sebesar 35 persen untuk memenuhi total cadangan bagi debitor high risk tersebut.
Sementara, sebanyak 65 persen dari debitor restrukturisasi tidak memperpanjang pinjamannya. Itu menandakan jika bisnis mereka mulai berjalan. Sedangkan, 25 persen debitor memilih untuk memperpanjang pelonggaran tersebut hingga Maret 2022 nanti, sesuai ketentuan OJK.
Ketua Komisi XI DPR Dito Ganinduto menyambut positif Bank Mandiri ingin buka-bukaan data debitor.
Baca juga : Penjualan Properti Triniti Land Terdongkrak 125 Persen
“Bisa nanti kami atur rapat tertutup dengan bank terkait debitor yang sudah lama bermasalah, sehingga berkontribusi pada NPL,” terangnya.
Untuk diketahui, sepanjang 2020, rasio NPL gross Bank Mandiri bertambah 0,76 persen. Dari 2,33 persen di 2019 menjadi 3,09 persen di 2020. Menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK), batas maksimum NPL secara netto tak lebih dari 5 persen dari total kredit.
Senada, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menargetkan NPL tahun ini setidaknya akan diupayakan terjaga pada kisaran 3,7 persen. Atau lebih rendah dibandingkan posisi di 2020, yang sebesar 4,3 persen. Sementara NPL pada 2019 hanya 2,3 persen.
Baca juga : Sekjen Poknas Soroti Penggunaan Anggaran Gowes Kemenpora
“Kami optimistis NPL rasio akan membaik seiring dengan perbaikan ekonomi nasional,” yakin Royke. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya