Dark/Light Mode

Genjot Usaha Mikro Berbasis Digital

Kementerian Investasi Gandeng Aplikasi Gojek

Sabtu, 31 Juli 2021 07:16 WIB
Kerjasama Pemberdayaan UMKM antara Kementerian Investasi dengan Gojek. (Foto : Dok. BKPM).
Kerjasama Pemberdayaan UMKM antara Kementerian Investasi dengan Gojek. (Foto : Dok. BKPM).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menandatangani kontrak kerja sama dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek). Keduanya bersinergi dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis digital di Indonesia.

Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal Kemente­rian Investasi/BKPM Riyatno mengatakan, kolaborasi yang ditandatangani, Kamis (29/7), mencakup kegiatan sosialisasi informasi perizinan berusaha bagi UMKM, fasilitasi pendirian usaha hingga penyelesaian ham­batan berusaha bagi UMKM.

“Selain itu, ada juga program pembinaan dan pengembangan keahlian bagi UMKM berbasis digital,” kata Riyatno dalam keterangannya, kemarin.

Menurut Riyatno, penguatan dan pemberdayaan UMKM yang dilakukan dalam kolabo­rasi ini juga merupakan imple­mentasi Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM yang merupakan turunan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020, tentang Cipta Kerja (Ciptaker).

Dalam aturan ini mewajib­kan pemerintah memberikan fasilitasi perizinan berusaha, kemudahan dan peningkatan kompetensi serta daya saing bagi UMKM.

Baca Juga : PPKM Manjur Turunkan Kasus Covid Di Semarang

Menurut data Kemente­rian Koperasi dan UKM tahun 2018, terdapat sekitar 64,2 juta pelaku UMKM di Indonesia atau 99,9 persen dari total unit usaha di Indonesia. UMKM juga menyerap 120 juta dari 130 juta angkatan kerja In­donesia, baik yang bersifat formal maupun informal

“Sejak awal, Menteri In­vestasi/Kepala BKPM selalu menekankan pentingnya men­dorong UMKM agar dapat berkembang dan naik kelas menjadi pengusaha lebih be­sar,” ungkap Riyatno.

Menurutnya, salah satu tan­tangan yang dihadapi adalah UMKM belum memahami dan memiliki legalitas perizinan berusaha. Ini kemudian yang menghambat mereka mem­peroleh pembiayaan untuk mengembangkan usahanya dari lembaga pembiayaan.

Target dari Kementerian Investasi/BKPM adalah mem­bantu memberikan kemudahan perizinan kepada sebanyak mungkin pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

“Nota Kesepahaman ini salah satu upaya untuk mem­berikan kemudahan kepada pelaku UMKM, khususnya di bawah naungan Gojek,” ucap Riyatno.

Baca Juga : Semua Merek Vaksin Efektif Lawan Covid

Dia juga menyampaikan, dalam waktu dekat, Kemen­terian Investasi/BKPM akan mengimplementasikan perizinan berusaha berbasis risiko melalui sistem OSS (Online Single Submission) pada 2 Agustus 2021.

Riyatno berharap, kolabo­rasi ini juga dapat memban­tu pelaku usaha kecil untuk mendapatkan perizinan berusaha melalui sistem OSS.

Seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) yang berfungsi tidak hanya sebagai identitas dan legalitas, juga bisa ber­fungsi sebagai SNI (Standar Nasional Indonesia) dan ser­tifikasi jaminan produk.

“Inilah salah satu kemudahan yang diberikan pemerintah melalui sistem OSS ini,” im­buh Riyatno.

Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Gojek Shinto Nugroho me­nyampaikan terima kasih ke­pada Kementerian Investasi/ BKPM atas kepercayaan yang diberikan kepada Gojek. Sehingga dapat turut mendukung berbagai program pengembangan UMKM di Tanah Air.

Baca Juga : Awas Pungli Bansos Tunai

Menurut Shinto, kolabo­rasi dengan Kementerian In­vestasi/BKPM ini sejalan dengan komitmen Gojek untuk membantu digitalisasi UMKM melalui solusi teknologi agar dapat beradaptasi dan terus #MelajuBersama Gojek.

“Gojek juga mendukung pengembangan UMKM lewat berbagai program, seperti pro­gram edukasi untuk memper­luas skala usaha. Termasuk me­nangkap kesempatan dengan berinovasi,” tambah Shinto.

Ada pun program edukasi dan sosialisasi dalam kolaborasi ini dapat disalurkan melalui berbagai komunitas mitra usaha Gojek. Terdiri dari Komunitas Partner GoFood (KOMPAG), ACup of Moka (ACOM), Bincang Biznis Go­Biz hingga Temu Midtrans.

Pihaknya optimistis, kolabo­rasi dengan BKPM dapat mem­fasilitasi mitra usaha Gojek dalam bentuk dukungan yang sangat bermanfaat. [NOV]