Dark/Light Mode

Polytama Propindo Optimistis Akhir Tahun Kinerja Moncer

Selasa, 17 Agustus 2021 13:45 WIB
Foto: Ist
Foto: Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Polytama Propindo optimistis kinerja di penghujung tahun 2021 lebih moncer. Perusahaan petrokimia ini menargetkan dapat membukukan EBITDA sebesar 32 juta dolar AS atau setara Rp 457,6 miliar saat tutup tahun 2021. Sedangkan pendapatan, sebesar 270 juta dolar AS atau setara Rp 3,86 triliun.

Direktur Keuangan PT Polytama Propindo Uray Azhari menuturkan, untuk mengejar target tersebut perusahaan siap memenuhi kebutuhan pasar. Pihaknya berharap adanya pelonggaran kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) agar pengiriman produk bisa lebih lancar.

"Kita terus berupaya untuk memenuhi permintaan di semester ini. Mudah-mudahan menjelang akhir tahun ini produksi berjalan lancar," ujar Uray dalam saat konferensi pers virtual, dikutip Selasa (17/8).

Baca juga : Harganya Meroket, Industri Sawit Tahun Ini Kinclong

Dia mengatakan, dari sisi produksi maupun divisi penjualan sampai saat ini progresnya masih baik. Namun demikian pandemi Covid-19 masih menjadi tantangan. Munculnya PPKM berpengaruh terhadap pengiriman.

"Mudah-mudahan kondisi pandemi ini akan lebih membaik sehingga lockdown (PPKM) dilonggarkan untuk delivery produk itu bisa lebih lancar," tuturnya.

Direktur Utama PT Polytama Propindo Didik Susilo menyampaikan rasa optimistisnya terhadap kinerja perseoran dapat mencapai target EBITDA tersebut.

Baca juga : Genjot Program Vaksinasi, Sandi Optimis Desa Wisata Makin Laris

"Untuk semester awal sudah terlihat, bahwa target EBITDA kita harapkan Rp 32 juta, di semester awal ini sudah tercapai 20 juta dolar AS, artinya sudah di atas 50 persen lebih dari target yang ada," ungkapnya.

Perseroan yang mengusung merek dagang Masplene itu, pada 2020 membukukan pertumbuhan volume penjualan sebesar 10,1 persen (yoy) dan EBITDA sebesar 19 juta dolar AS.

Sedangkan penjualan per 31 Maret 2021 tercatat 87,07 juta dolar AS, naik dari 53,231 juta dolar AS pada 31 Maret 2020 sebesar 53,23 juta dolar AS.

Baca juga : 3 Contoh Proposal Bisnis Kuliner dan Kerajinan

Sementara itu, laba berjalan yang dicatat pada 31 Maret 2021 mencapai 10,49 juta dolar AS naik dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebesar 8,91 juta dolar AS.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.