Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Daya Beli Masyarakat Belum Kembali Seperti Semula
Pelonggaran PPKM Ibarat Mesin Baru Hidup, Belum Terasa Panas
Minggu, 19 September 2021 06:30 WIB
Sebelumnya
Sementara, ekonomi Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia (UI) Riyanto mengatakan, dampak pelonggaran PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) terhadap perekonomian baru bisa dirasakan di akhir kuartal III.
“Pelonggaran PPKM ibarat mesin yang baru dihidupkan. Saat ini baru mulai panas, artinya perekonomian baru bergerak perlahan dan baru terasa hasilnya di akhir kuartal III-2021,” ujar Riyanto.
Sebelumnya, Presiden Jokowi di hadapan para Pemimpin Redaksi beberapa Media Massa Nasional menyampaikan optimismenya terkait pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2021 yang bisa tumbuh hingga 4 persen.
Baca juga : Kembali Usut Suap Pengurusan Perkara PT Lippo Group, KPK Periksa PNS
“Mengingat ada PPKM Darurat di awal kuartal III, perkiraan saya angkanya sedikit di atas 4 persen atau sedikit di bawah 4 persen. Tapi tidak minus,” kata Jokowi di Jakarta.
Optimisme Jokowi ini didasarkan oleh data sejumlah indikator perekonomian yang positif dalam beberapa waktu terakhir.
Di antaranya, indeks manajer pembelian atau Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia yang kembali naik Agustus 2021 menjadi 43,7.
Baca juga : Bawaslu Sulsel: Usulan Baik, Bisa Hemat Dana
PMI sempat menembus 55,3 pada Mei 2021. Namun, sejalan dengan PPKM, indeks manufaktur yang dirilis HIS Markit tersebut turun ke level 53,5 pada Juni 2021, dan berlanjut turun lagi ke level 40,1 pada Juli 2021.
Selain itu, penjualan ritel di Agustus juga mengalami perbaikan dibandingkan dengan Juni dan Juli 2021.
Jokowi juga mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Agustus berhasil mencatat surplus sebesar 4,74 miliar dolar AS pada Agustus 2021.
Baca juga : 10 Ribu Masyarakat Telah di Suntik Vaksin Covid 19 di Universitas Pancasila
“Dengan data-data itu, kami berharap ekonomi kembali normal lagi,” harap Presiden. [NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya