Dark/Light Mode

Lakukan Penetrasi Pasar

Menteri Enggar Pede Stok Sembako Lebaran Aman

Selasa, 28 Mei 2019 05:58 WIB
Enggartiasto Lukita
Enggartiasto Lukita

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketersediaan bahan pokok dipastikan terjaga hingga Lebaran. Dengan begitu, selama Mei-Juni 2019 bisa terjadi deflasi.

"Ketersediaan bahan pokok dan harga terkendali, inflasi juga terkendali. Bahkan saya harap bulan ini dan bulan depan tidak ada kenaikan harga, yang ada terjadi deflasi," kata Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita di Jakarta kemarin.

Menurutnya, jika terjadi deflasi, hal itu bukan karena ketidakmampuan masyarakat dalam meningkatkan pembelian. Tapi, karena memang suplai dan permintaan stok pangan yang seimbang.

Baca juga : Jelang Idul Fitri, Mendagri Minta Pemda Tetap Fokus Layani Masyarakat

Enggar mengungkapkan, dirinya sempat ditanya oleh Presiden Jokowi mengenai pengendalian harga. Dia juga diminta mencari cara bagaimana agar dapat membantu masyarakat, dengan berkolaborasi bersama pengusaha. 

Enggar menjelaskan, harga bahan pokok stabil saat ini merupakan bentuk kepedulian presiden.

"Semua itu bukan kehebatan dari Kemendag, tapi dari seluruh kerja sama dan para pengusaha, dan pedagang yang mampu mengendalikan dirinya untuk tidak memanfaatkan momentum Ramadan mengambil keuntungan yang berlebihan," ujarnya.

Baca juga : Bulog Bekerja 24 Jam, Pasokan Sembako Dijamin Stabil

Sejauh ini, Kementerian Perdagangan telah memantau langsung ketersediaan pangan melalui penetrasi pasar. Tujuannya, untuk mengawal dan menjaga ketersediaan bahan pokok serta mengantisipasi kenaikan permintaan menjelang Idul Fitri.

Penetrasi pasar dilakukan dengan mengawasi 205 pasar rakyat yang terbagi di 82 kabupaten/kota. Kegiatan ini dilakukan oleh tim yang terdiri dari 240 orang selama 27 Mei hingga 4 Juni 2019. 

Untuk menjaga kestabilan pasokan, Kementerian Perdagangan juga menggelar pasar murah setiap Ramadan. Dalam pasar murah, sejumlah penjual mematok harga bahan pokok di bawah harga pasar. Seperti harga bawang putih yang dijual Rp 20 ribu per kilogram dan daging beku Rp 70 ribu per kilogram.

Baca juga : Lakukan Modernisasi, Kapasitas Kilang Pertamina Bakal Naik Dua Kali Lipat

Sekjen Kementerian Perdagangan Karyanto Suprih memastikan harga-harga bahan pokok bisa turun. Begitu juga dengan harga bawang putih. "Intinya, adalah jika stok ada, tidak ada alasan menaikkan harga barang," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan akan terjadi inflasi 0,47 persen pada Mei 2019. Artinya, ada penurunan laju inflasi bila dibandingkan dengan kesimpulan survei pemantauan harga sebelumnya dikarenakan penurunan harga tiket pesawat sebagai salah satu faktor.

"Catatan kami tarif angkutan udara telah turun. Jika tarif angkutan udara turun, kami menghitung inflasi dari penurunan tarif tiket pesawat itu minus 0,01 persen,"ujar Perry. (KPJ) 
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.