Dark/Light Mode

Perkuat Transformasi Digital, Menkominfo Siap Bikin BBPPT Berstandar Global

Rabu, 16 Maret 2022 19:29 WIB
Menkominfo Johnny G. Plate di acara Groundbreaking Pengembangan Pusat Pengujian Perangkat TIK di Tapos, Depok, Jawa Barat, Rabu (16/03/2022). (Foto : Menkomifo)
Menkominfo Johnny G. Plate di acara Groundbreaking Pengembangan Pusat Pengujian Perangkat TIK di Tapos, Depok, Jawa Barat, Rabu (16/03/2022). (Foto : Menkomifo)

 Sebelumnya 
“Selain itu, BBPPT juga mempunyai tugas untuk memastikan perangkat-perangkat telekomunikasi maupun radio-radio telekomunikasi yang digunakan oleh industri, termasuk industri penerbangan nasional memenuhi standar global dan tidak terdapat interferensi,” jelasnya.

Pengembangan Pusat Pengujian Perangkat TIK di Tapos, Depok, Jawa Barat akan menempati luas lahan sebesar 22,723 m2.  Lebih dari setengah bangunan akan menjadi fasilitas laboratorium uji berstandar internasional. Bangunan laboratorium akan dibangun sebanyak empat lantai dengan desain futuristik dan ramah lingkungan

Direktur Jenderal SDPPI Kementerian Kominfo, Ismail menyatakan BBPPT di Tapos akan dilengkapi dengan lima laboratorium. “Pertama adalah EMC (electromagnetic compatibility). Jadi kita akan membangun laboratorium untuk menguji seluruh perangkat yang digunakan biar kompatibel, tidak saling mengganggu, tidak menimbulkan efek negatif antar satu perangkat dengan perangkat yang lainnya,” jelasnya.

Baca juga : Sukses Transformasi Digital, BRI Raih Pertumbuhan Jumlah Dan Nilai Transaksi

Kedua, BBPPT akan menjadi laboratorium terbesar yang melangkah maju untuk melakukan pengujian terhadap keamanan dan kesehatan masyarakat. “Jadi seluruh perangkat yang akan digunakan itu, nanti akan benar-benar teruji dan kualitasnya terjamin buat digunakan oleh masyarakat secara luas,” tutur Dirjen Ismail.

Selanjutnya, ketiga, laboratorium radio untuk mengukur frekuensi kerja dan kekuatan (power) perangkat telekomunikasi agar seluruh perangkat radio yang beredar di Indonesia ini tidak menimbulkan potensi gangguan interferensi.

Keempat, laboratorium non-radio untuk perangkat optik yang digunakan dalam pembangunan fisik oleh infrastruktur telekomunikasi oleh operator telekomunikasi.

Baca juga : Perkuat Ekosistem Digital, Telkomsel Luncurkan INDICO

“Kelima, sebagai laboratorium TV digital. Jadi kita akan melakukan pengujian terhadap seluruh perangkat TV dan sebagainya yang akan beredar broadcasting di seluruh Indonesia,” jelas Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo.

Dirjen Ismail menyatakan banyak area pekerjaan yang akan dilakukan sesuai arahan Menkominfo Johnny G. Plate. Oleh karena itu,  BBPPT Ditjen SDPPI membutuhkan talenta muda Indonesia yang memiliki keahlian untuk mengembangkan laboratorium demi kepentingan industri telekomunikasi di Indonesia.

Dirjen Ismail menegaskan, pihaknya berkomitmen menyelesaikan tanggung jawab untuk membangun laboratorium ini dengan sebaik-baiknya dengan seluruh kerja keras dan kerja cerdas insan-insan Kominfo, khususnya Ditjen SDPPI.

Baca juga : Pelatihan Scenario Planning Siapkan SDM Handal

“Tentu kita berharap ujungnya, semua perangkat yang akan beredar di Indonesia itu memiliki tingkat TKDN sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Saat ini berlaku misalnya untuk perangkat 5G sudah ditetapkan oleh Bapak Menteri minimal 35%, sehingga kami akan mengawal perangkat-perangkat itu dengan melakukan pengujian di laboratorium ini,” tandasnya. [IPL]

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.