Dewan Pers

Dark/Light Mode

Menteri Basuki Kenang Hermanto Dardak Sebagai Sosok Pekerja Keras

Senin, 22 Agustus 2022 06:03 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengantarkan alhmarhum, Wakil Menteri Pekerjaan Umum  Periode  2009-2014 DR Ir Achmad Hermanto Dardak di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (21/8).
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengantarkan alhmarhum, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Periode 2009-2014 DR Ir Achmad Hermanto Dardak di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (21/8).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono  mengucapkan rasa dukacita mendalam mengenang sosok almarhum Hermanto Dardak sebagai insan PUPR yang pekerja keras dan tulus ikhlas mengabdi untuk pembangunan di Indonesia.

"Jadi gelar doktor bukan hanya akademisi, tetapi mondok di kantor. Makanya, saya memiliki istilah jangan jadi orang yang bekerja di PU yang tanpa value, tetapi jadilah orang PU. Jadi walaupun beliau sudah pensiun tetap jadi orang PU," kata Basuki saat hantarkan almarhum Hermanto Dardak ke di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Minggu (21/8).

Pemakaman yang dipimpin oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono sebagai inspektur upacara berjalan lancar dan khidmat .

Menteri dari PDI Perjuangan ini menyampaikan perjalanan karier almarhum di Kementerian PUPR, mulai dari Kepala Seksi, Kasubdit, Kepala Biro hingga Direktur Jenderal Bina Marga dan Wamen PU Periode  2009-2014. 

Berita Terkait : NasDem Usung Ketua DPD Sebagai Cakada

Selanjutnya, almarhum dipercaya sebagai Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) dan hingga sekarang masih aktif mengabdi sebagai Widyaiswara Utama Kementerian PUPR. 

"Almarhum sampai akhir hayatnya masih sebagai ASN PUPR. Sekarang beliau sebagai Ketua Tim Pengarah Satuan Tugas Pembangunan IKN (Ibu Kota Negara) Nusantara. Beliau salah satu ahli yang mengarahkan kami semua terutama untuk pengembangan wilayah, termasuk konsep smart city di PUPR," kata Basuki. 

Sebagai rekan sejawat, Menteri dua periode ini mengenang sosok almarhum Hermanto Dardak selalu berkontribusi menghidupkan suasana kerja team work, kekeluargaan, dan keterbukaan untuk mewujudkan sinergitas dalam pembangunan infrastruktur.

"Tidak boleh ada satupun pekerjaan di PUPR yang diklaim dikerjakan hanya oleh satu orang, ataupun hanya oleh satu unit organisasi di PU. Semua hasil team work. Beliau ini selalu menghidupkan team work, jadi kami sebagai teman sejawat sangat merasakan kehilangan beliau, karena saya juga orang PU,"kenangnya. 

Berita Terkait : Bulan Bintang Tegaskan Sebagai Partai Moderat

Almarhum Hermanto Dardak meninggal dunia saat perjalanan menuju Jakarta pada Sabtu (20/8), pukul 03.25 WIB pada usia 65 tahun. Sebelumnya, jenazah disemayamkan di kediaman dan kemudian dibawa ke Masjid As Salam di Kantor Kementerian PUPR untuk disholatkan. 

Kemudian dilaksanakan upacara penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada negara dalam hal ini diwakili Kementerian PUPR. Almarhum mendapat Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Utama yang diberikan oleh Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada 2014.

Pihak keluarga yang diwakili putra almarhum, Emil Elestianto Dardak yang menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak, terutama Kementerian PUPR yang telah menghantarkan jenazah hingga ke TMP Kalibata. 

"Mudah mudahan almarhum papa sebagai orang PU, bukan sekadar kerja di PU. Beliau tidak bisa dipisahkan mungkin dengan PU. Inilah yang membuat kami terharu. Ibu saya menyampaikan inilah orang yang berdedikasi kepada negara," kata Emil. ■

Berita Terkait : Penghargaan IRRI dan Sorgum Sebagai Pengganti Gandum