Dewan Pers

Dark/Light Mode

Tuntaskan Polemik Pembangunan Gereja Di Cilegon, Kemenag Siap Turun Gunung

Minggu, 11 September 2022 14:07 WIB
Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag Wawan Djunaedi (Foto: Humas Kemenag)
Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag Wawan Djunaedi (Foto: Humas Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Agama (Kemenag) siap turun gunung, menggelar pertemuan  dengan sejumlah tokoh - termasuk dengan Wali Kota Cilegon - pada 14 September mendatang, untuk membahas polemik rencana pembangunan gereja di wilayah tersebut.

Terkait hal ini, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag Wawan Djunaedi mengatakan, polemik di Cilegon membutuhkan jalinan komunikasi efektif dan kerja sama yang baik antar seluruh komponen masyarakat dan pemerintahan.

Berita Terkait : Kiai Ma`ruf Turun Gunung

Wawan menegaskan, Kementerian Agama memiliki konsen sangat serius terhadap pemenuhan hak-hak konstitusi setiap individu. Teristimewa, Hak Beragama dan Berkeyakinan (KBB).

"Kami berupaya sekuat mungkin menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, untuk menyelesaikan masalah. Kami akan segera menggelar temu tokoh, termasuk dengan Wali Kota Cilegon," ujar Wawan di Jakarta, Minggu (11/9).

Berita Terkait : KPK Tangkap Bupati Mimika Eltinus Omaleng

Pertemuan tahap awal akan menghadirkan para pejabat yang memiliki mandat untuk memberikan layanan publik. Kemenag antara lain mengundang Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Banten, Plt. Dirjen Bimas Kristen Kemenag, dan Kepala Kantor Kemenag Kota Cilegon.

"Kami juga mengundang Wali Kota Cilegon. Surat undangan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama atas nama Menteri Agama, telah diantarkan langsung oleh perwakilan Kementerian Agama kepada Sekretaris Pribadi Wali Kota Cilegon pada 9 September 2022," jelas Wawan.

Berita Terkait : Temuan Komnas HAM: Pembunuhan Brigadir J Berlatar Dugaan Kekerasan Seksual

Temu tokoh ini akan dilanjutkan dengan pertemuan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Seperti unsur Forum Kerukunan Umat Beragama, ormas keagamaan, serta tokoh agama maupun tokoh masyarakat.

"Forum diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan Desk Bersama, yang nantinya mampu mengurai berbagai sumbatan dan hambatan yang dihadapi. Sehingga, dapat menghasilkan solusi terbaik bagi seluruh pihak di Kota Cilegon," tandas Wawan. ***