Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Banyak Oknum Pejabat Jadi Beking
Mahfud Mau Bongkar TPPO
Sabtu, 8 April 2023 07:50 WIB
Sebelumnya
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengaku kesulitan memberantas mafia perdagangan orang.
“Penempatan PMI ilegal banyak dikendalikan oleh sindikat mafia. Kenapa kelompok yang kecil ini bisa mengatur penempatan tidak resmi, dan hukum sulit menyentuh mereka. Karena mereka dibekingi oleh oknum-oknum yang memiliki atribut kekuasaan di negara ini,” kata Benny.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mendukung penuh langkah Mahfud MD memberantas TPPO.
Baca juga : Serikat Pekerja IMMPI Dukung Mahfud Basmi Mafia Perdagangan Orang
Andi Gani yang juga Presiden ASEAN Trade Union Council (ATUC) ini mengaku akan menggunakan jaringannya di seluruh ASEAN Untuk memberantas human trafficking yang sudah sangat mengkhawatirkan.
“Siapa pun dia, apapun jabatannya kalau terlibat TPPO harus siap berhadapan dengan hukum,” tegasnya.
Andi Gani memastikan sudah menghubungi langsung Mahfud MD untuk memberikan dukungannya memberantas TPPO.
Baca juga : Andi Gani Dukung Mahfud Bongkar Praktik Jaringan TPPO
“Saya sangat yakin Pak Mahfud tidak akan surut mengusut masalah TPPO ini. Bukti-bukti keterlibatan beberapa oknum pasti bisa diungkapnya,” tutur Andi Gani.
Selain itu, Andi Gani telah menginstruksikan Serikat Pekerja Informal dan Pekerja Profesional Indonesia (IMMPI) yang akan mengurus masalah buruh migran untuk terus mengungkap praktik TPPO di Tanah Air.
“Sudah banyak korban jiwa berjatuhan dan ini harus kita hentikan,” ucapnya.
Baca juga : DPRD Minta Heru Beri Sanksi Tegas
Ketua Umum Serikat Pekerja IMMPI William Yani Wea mengatakan, beking dari oknum pejabat ini bukan isapan jempol belaka. Salah satu kasusnya terjadi di Batam, Kepulauan Riau. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya