Dark/Light Mode

Banyak Oknum Pejabat Jadi Beking

Mahfud Mau Bongkar TPPO

Sabtu, 8 April 2023 07:50 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (Foto: Istimewa)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengaku kesulitan memberantas mafia perdagangan orang.

“Penempatan PMI ilegal banyak dikendalikan oleh sin­dikat mafia. Kenapa kelompok yang kecil ini bisa mengatur penempatan tidak resmi, dan hukum sulit menyentuh mereka. Karena mereka dibekingi oleh oknum-oknum yang memiliki atribut kekuasaan di negara ini,” kata Benny.

Presiden Konfederasi Seri­kat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mendukung penuh langkah Mah­fud MD memberantas TPPO.

Baca juga : Serikat Pekerja IMMPI Dukung Mahfud Basmi Mafia Perdagangan Orang

Andi Gani yang juga Presiden ASEAN Trade Union Coun­cil (ATUC) ini mengaku akan menggunakan jaringannya di seluruh ASEAN Untuk mem­berantas human trafficking yang sudah sangat mengkhawatirkan.

“Siapa pun dia, apapun ja­batannya kalau terlibat TPPO harus siap berhadapan dengan hukum,” tegasnya.

Andi Gani memastikan sudah menghubungi langsung Mahfud MD untuk memberikan dukungannya memberantas TPPO.

Baca juga : Andi Gani Dukung Mahfud Bongkar Praktik Jaringan TPPO

“Saya sangat yakin Pak Mah­fud tidak akan surut mengusut masalah TPPO ini. Bukti-bukti keterlibatan beberapa oknum pasti bisa diungkapnya,” tutur Andi Gani.

Selain itu, Andi Gani telah menginstruksikan Serikat Pekerja Informal dan Pekerja Pro­fesional Indonesia (IMMPI) yang akan mengurus masalah buruh migran untuk terus mengungkap praktik TPPO di Tanah Air.

“Sudah banyak korban jiwa berjatuhan dan ini harus kita hentikan,” ucapnya.

Baca juga : DPRD Minta Heru Beri Sanksi Tegas

Ketua Umum Serikat Pe­kerja IMMPI William Yani Wea mengatakan, beking dari oknum pejabat ini bukan isapan jempol belaka. Salah satu kasusnya terjadi di Batam, Kepulauan Riau. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.