Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Para Menteri, Catat Nih Pesan Presiden
Persaingan Politik Jangan Hambat Program Kerja
Selasa, 4 Juli 2023 08:00 WIB
Sebelumnya
Setelah itu, Presiden mengimbau untuk memaksimalkan realisasi belanja APBN dan APBD tahun 2023 untuk diprioritaskan dalam produk dalam negeri. Terakhir, Kepala Negara mengingatkan untuk tetap menjaga stabilitas politik dan keamanan masyarakat dalam sejumlah hal di Tanah Air.
Dia juga meminta mereka untuk berhati-hati akan fragmentasi perdagangan global yang menghambat kerja sama multilateral. Termasuk berbagai indikator dini untuk konsumsi dan produksi.
Baca juga : Demokrat Rawan Kejebak Perangkap Politik Banteng
“Utamakan kepentingan masyarakat dan kepentingan nasional. Jangan sampai karena ada persaingan politik program pemerintah jadi terhambat,” pesan Jokowi.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyambut baik arahan dari Presiden. Menurutnya, semua menteri memang harus fokus menjaga stabilitas politik agar tidak menganggu program Pemerintah.
Baca juga : Pelajaran Politik Dari Ratu Balqis
“Jangan sampai politik ini mengganggu pertumbuhan ekonomi kita yang masih sangat bagus,” kata Sandiaga.
Pakar hukum tata negara UGM Andi Sandi Antonius menilai, pernyataan Jokowi sudah sesuai dengan kewenangannya sebagai Kepala Negara dan juga Kepala Pemerintahan. Jokowi harus menjaga proses pemilu yang merupakan salah satu agenda atau program Pemerintah berjalan lancar. Namun, Presiden juga tidak ingin kalau agenda pemilu bakal menghambat program Pemerintah yang sudah berjalan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya