Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Angka Pengangguran Dan Kemiskinan Turun
Sri Mulyani Happy
Selasa, 11 Juli 2023 08:00 WIB
Sebelumnya
Karena itu, Pemerintah baik pusat maupun daerah harus mengoptimalkan stimulus di sektor industri padat karya. Seperti insentif pajak terkait perolehan bahan baku hingga mendorong program hilirisasi bernilai tambah di sektor Sumber Daya Alam (SDA).
Meski telah turun, kata dia, angka kemiskinan masih relatif tinggi jika dibanding pra pandemi yakni 9,22 persen pada september 2019 lalu. “Perlu diperhatikan sulitnya kelas menengah rentan yang sering disebut near poor atau hampir miskin mendapat pekerjaan,” pesannya.
Sementara tidak semua kategori menengah rentan mendapat perlindungan sosial dari program pemerintah. Berarti, Pemerintah bisa lebih mempertajam efektivitas dan memperluas program perlindungan sosial.
Baca juga : Perkuat Penyelidikan dan Penyidikan, KPK Lantik 66 Jaksa
Upaya lain untuk mempercepat penanganan kemiskinan adalah dengan pengendalian inflasi kebutuhan pokok khususnya beras. Harapannya, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bisa terus dioptimalkan. Karena kunci stabilitas harga juga tanggung jawab Pemerintah Daerah.
“Semakin stabil inflasi, maka tekanan biaya kebutuhan pokok bisa diredam. Secara paralel dengan pembukaan lapangan kerja maka kemiskinan ikut menurun,” cetus politisi PPP ini.
Anggota Komisi XI DPR, Hendrawan Supratikno menilai, laporan Sri Mulyani di Banggar memperlihatkan pembangunan berjalan sesuai rencana. Target pembangunan dalam Anggaran Pendapatan dan Belajan Negara (APBN) tercapai.
Baca juga : Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Muba MoU Dengan Kejaksaan
“Jadi ini merupakan kabar gembira. Ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” kata Hendrawan, kemarin.
Soal pengangguran dan kemiskinan, memang tolok ukurnya masih jadi perdebatan. Kata Hendrawan, banyak kalangan menilai ukuran tersebut terlalu ringan. Sedikit saja berubah, angka-angka turut berubah.
“Penciptaan lapangan kerja produktif merupakan tugas utama kita. Negara kaya adalah negara yang sebagian besar angkatan kerjanya bekerja dengan produktif. Negara miskin adalah negara yang bagian besar penduduknya menganggur,” tuturnya.
Baca juga : Mentan Happy Pangan Dan Hewan Kurban Aman Selama Idul Adha
Warganet ikut mengomentari penurunan angka pengangguran dan kemiskinan. “Alhamdulilah kemiskinan dan pengangguran turun,” cuit @SayaAdith. “Jenis pengangguran yang mana bu turun signifikan?” tanya @merapi111.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya